Pemilu 2019

Pembuat Hoaks Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Sempat Hapus Postingan Sebelum Kabur

Pelaku diketahui sempat melarikan diri setelah tahu bahwa konten hoaks yang dibuatnya membuat gaduh dan dirinya dicari polisi.

Pembuat Hoaks Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Sempat Hapus Postingan Sebelum Kabur
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Kepala Direktorat Cyber Mabes Polri Brigjen Rachmad Wibowo dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, saat jumpa pers di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2018). 

BAGUS Bawana Putra (51) sempat menghapus postingan rekaman suara berita hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos yang dibuatnya, dari akun Twitter dan Facebook-nya.

Pria asal Bekasi yang dibekuk aparat Bareskrim Polri ini juga sempat kabur ke Sragen, Jawa Tengah. Meski begitu, Tim Cyber Bareskrim Polri berhasil menemukan jejak digital yang dibuat pelaku di media sosialnya.

"Pelaku sempat menghapus konten rekaman suara yang dibuatnya di media sosial sebelum melarikan diri. Namun kami berhasil melacak jejak digital akun medsos pelaku, hingga memastikan bahwa pelaku lah yang membuat rekaman suara itu," kata Kepala Direktorat Cyber Mabes Polri Brigjen Rachmad Wibowo, di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2018).

Pembuat Konten Hoaks Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Sempat Kabur dan Dibekuk di Sragen

Menurut Rachmad Wibowo, pelaku diketahui sempat melarikan diri setelah tahu bahwa konten hoaks yang dibuatnya membuat gaduh dan dirinya dicari polisi.

"Pelaku yang asal Bekasi ini sempat kabur ke Sragen, Jawa Tengah, setelah membuat konten rekaman suara hoaks serta menyebarkannya ke media sosial seperti Twitter dan Facebook," jelas Rachmad Wibowo.

Menurutnya, pelaku dibekuk di Sragen pada 7 Januari dini hari.

Dugaan Pengaturan Skor Laga PSS Sleman Kontra Madura FC Segera Naik ke Penyidikan

"Lalu kami bawa ke Jakarta dan dilakukan pendalaman. Berdasarkan pembuktian ilmiah, dipastikan pelaku lah yang membuat rekaman suara konten hoaks soal surat suara tercoblos, hingga akhirnya kita tetapkan tersangka," papar Rachmad Wibowo.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, selain sebagai kreator, pelaku juga diketahui sebagai buzzer dalam kasus penyebaran berita hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos.

"Pemeriksaan pendalaman masih kita lakukan terhadap tersangka BBP ini," cetus Dedi Prasetyo.

Untuk sementara, kata dia, pelaku diketahui merupakan karyawan swasta dan tidak memiliki keterkaitan dengan parpol apa pun. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved