Infrastruktur

Pembangunan Flyover dan Underpass Bulak Kapal Bekasi Jadi Solusi Atasi Kemacetan

Perempatan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, bakal dibangun jembatan layang atau flyover dan terowongan atau underpass.

Pembangunan Flyover dan Underpass Bulak Kapal Bekasi Jadi Solusi Atasi Kemacetan
Istimewa
Ilustrasi desain flyover dan underpass Bulak Kapal Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI --- Perempatan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, bakal dibangun jembatan layang atau flyover dan  terowongan atau underpass.

Pelaksana Tugas Kepala (Plt) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kota Bekasi, Arief Maulana, mengatakan, pembangunan itu akan dikerjakan pemerintah pusat usai pemilihan presiden (Pilpres) 2019 atau paling lambat 2020 mendatang.

"Flyover dan underpass gunakan anggaran tahun jamak, jadi tak bisa dimulai 2018," kata Arief Maulana di Bekasi, Rabu (9/1/2019).

Flyover dan Underpass Bakal Dibangun di Bulak Kapal Bekasi Usai Pilpres

Menurut dia, pembangunan pada tahun 2019 juga tidak bisa langsung dimulai karena ada undang-undangnya tidak memperbolehkan melakukan kegiatan menggunakan tahun jamak bersamaan dengan agenda tersebut.

"Jadi ya paling cepat usai Pilres paling lama 2020," katanya di Bekasi, Rabu (9/1/2019).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana, mengatakan, pembangunan flyover dan underpass diharapkan dapat mengurai kemacetan di Bulak Kapal.

"Ya memang diharapkan setelah rampung itu dapat mengatasi kemacetan. Bulak Kapal itu salah satu bagian yang kerap terjadi kemacetan," katanya.

Dia menambahkan, simpang Bulak Kapal kerap macet karena volume kendaraan tinggi.

Pembangunan Fase 1 Jembatan Layang Cipendawa dan Rawa Panjang Telah Selesai

Selain itu, simpang Bulak Kapal menjadi akses pintu tol Bekasi Timur dan jalur arus kendaraan dari Kabupaten Bekasi ke Kota Bekasi hingga ke Jakarta.

Kemacetan ditambah lagi karena ada perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang rawan terjadi kecelakaan.

"Kalau sudah ada flyover otomatis lintasan kereta itu ditutup. Itu sudah sering terjadi kecelakaan, belum lagi kemacetan yang terjadi setiap jam sibuk," kata Yayan.

Nantinya, kata Yayan, flyover itu dibangun dari Jalan Pahlawan menuju ke Jalan Joyomartono dan Insinyur Juanda.

Sedangkan underpass menghubungkan Jalan Juanda sampai Jalan Diponegoro atau perbatasan Kabupaten Bekasi.

"Jadi sangat dibutuhkan dan diperlukan untuk mengurai kemacetan," ucap Yayan. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved