Terkuak Sampah Kiriman ke Kali Pisang Batu dari Kota Bekasi Membuat Pemkab Surati Pemkot Bekasi

Draf surat sedang dibuat untuk nanti dikirimkan ke Plt Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja untuk ditandatangani.

Terkuak Sampah Kiriman ke Kali Pisang Batu dari Kota Bekasi Membuat Pemkab Surati Pemkot Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi sedang melakukan proses pengangkutan sampah di Kali Pisang Batu, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. 

Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana menyurati Pemerintah Kota Bekasi terkait sampah kiriman ke Kali Pisang Batu Kecamatan Tarumajaya.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Suprianto, mengatakan, draf surat sedang dibuat untuk nanti dikirimkan ke Plt Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja untuk ditandatanganinya sebelum dikirimkan ke Pemkot Bekasi.

"Kita saat ini sedang buat draft surat. Saya sekarang mau minta tanda tangan Plt Bupati Kabupaten Bekasi. Nnti juga kita mau rapat Insya Allah Senin untuk pembahasan secara tuntas," katanya kepada Wartawan, Selasa (8/1/2019).

Dodi menjelaskan surat itu dikirimkan dikarenakan tumpukan sampah yang terjadi di Kali Pisang Batu, bukan hanya dari wilayah Kabupaten Bekasi, ada sampah kiriman dari Kota Bekasi.

"Hulu kan dari sana (Kota Bekasi) seperti Kecamatan Bekasi, Kelurahan Medan Satria dan Kelurahan Pejuang hingga hilir aliran air Kali ini melewati wilayah kami untuk menuju ke Laut," ucapnya.

Ia menambahkan penanganan tumpukan sampah di Kali Pisang Batu menjadi tanggung jawab bersama, termasuk Pemerintah Kota Bekasi. Pasalnya, jika sampah itu akan kembali muncul dari wilayah Kota Bekasi usai terdorong hujan.

Hal itu bisa dilihat dari wilayah Setia Asih perbatasan antara Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi sampah menumpung menunggu dorongan hujan untuk terus teraliri ke wilayah yang saat ini menjadi lokasi tumpukan sampah.

"Saya ngeri juga petugas turun hari ini sampah numpuk lagi disitu. Sampah yang dari perbatasan Kota Bekasi itu kan menunggu hujan turun dan dorong lagi ke kita, ya engga akan selesai kalau gini, kita yang kena lagi. Tapi pengangkutan ini kita usahakan sampai itu tuntas dan semaksimal mungkin," kata Dodi.

Ia membahkan, untuk mempercepat proses pengangkutan sampah, pihaknya bakal menambah satu alat berat yang sebelum dua alat berat yang diterjunkan.

"Saya sudah minta ke Dinas PUPR untuk ditambah 1 alat berat. Jadi nanti total tiga alat berat. Truk yang terjunkan diterjunkan 16. Kalau jam operasional dari pukul 8 sampai magrib. Satu mobil bisa 5 kali balik. Satu mobil kru ada 4 orang. Jadi ada 60 orang lebih," katanya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved