Pilpres 2019

Kubu Jokowi Minta KPU Dahulukan Penghitungan Suara Pemilihan Presiden

TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin mengusulkan penghitungan suara pemilihan presiden didahulukan.

Kubu Jokowi Minta KPU Dahulukan Penghitungan Suara Pemilihan Presiden
Istimewa
HASTO Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan 

TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin mengusulkan penghitungan suara pemilihan presiden didahulukan.

Pemilihan umum serentak akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang. Seusai pencoblosan, akan dilakukan penghitungan suara.

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengatakan, tim sukses Jokowi-Maruf Amin mengusulkan agar pemilihan presiden didahulukan dalam penghitungan suara, lalu berikutnya diikuti pemilihan legislatif dari tingkat DPR, DPD, dan DPRD.

Mbah Rono Minta Pemerintah Jujur Apakah Pasang Alat Pendeteksi di GAK dan Selat Sunda Atau Tidak

"Kalau kita lihat antusiasme warga tentu saja saya mengharapkan itu Pilpres terlebih dahulu, kemudian kedua DPR RI, DPD, DPRD provinsi, lalu DPRD kabupaten kota," ujar Hasto Kristiyanto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).

Hasto Kristiyanto berujar, TKN akan mengikuti aturan yang diterapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Tapi, ia berharap KPU mengikuti aspirasi yang mencuat di kalangan masyarakat.

"Mereka ingin betul-betul ini capres dan cawapres itu menjadi skala prioritas. Tapi prinsipnya kami mengikuti tata cara di KPU. Hanya kalau melihat dari antusiasme masyarakat, mereka ingin presiden dan wakil presidennya dihitung terlebih dahulu," tutur Hasto Kristiyanto.

Lapas Kelebihan Kapasitas, Menkumham Minta Jangan Hanya Pesinetron Pemakai Narkoba yang Direhab

Hasto Kristiyanto meyakini KPU akan merundingkan mekanisme penghitungan suara bersama kubu Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kami ikut KPU, dan KPU kan modelnya mengambil keputusan. KPU itu kan mengajak dialog (timses) yang juga direpresentasikan oleh LO," ucap Hasto Kristiyanto. (Dennis Destryawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved