Pilpres 2019

Ferdinand Hutahaean: Jokowi Presiden Pertama Indonesia Paling Banyak Diolok-olok Rakyat

Pada kenyataannya, menurut Ferdinand, Presiden Jokowi seringkali berbohong dan ingkar janji.

Ferdinand Hutahaean: Jokowi Presiden Pertama Indonesia Paling Banyak Diolok-olok Rakyat
Tribunnews
Ferdinand Hutahaean, Jokowi 

KEPALA Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menganggap Jokowi sebagai presiden pertama Republik Indonesia yang paling banyak diolok rakyat.

Pada kenyataannya, menurut Ferdinand, Presiden Jokowi seringkali berbohong dan ingkar janji. Sehingga dianggap Presiden yang tidak dihargai rakyat. 

Hal tersebut disampaikan oleh Ferdinand lewat akun twitternya @Ferdinand_Haean; pada Senin (7/1/2019) malam.

Andi Arief Bilang Jokowi Tak Bisa Jadi Presiden Lagi Jika Prabowo Gunakan Hak Boikot Pemilu

Ferdinand Pamer Kebiasaan Minum Kopi Bersama Sejumlah Politisi Partai Demokrat

Ferdinand bahkan menuliskan Jokowi-sapaan Joko Widodo; tidak memiliki harga diri di hadapan rakyat.

"Jokowi adalah Presiden Pertama Indonesia yang paling banyak di olok-olok rakyat. Paling banyak diledek rakyat. Paling banyak dikritik rakyat. Paling banyak di bully rakyat," tulis Ferdinand.

"Baru kali ini seorang presiden hampir tak ada harganya didepan rakyat.!," tambahnya diakhiri tagar #2019GantiPresiden dan #KPUCurang.

Mudik ke Surabaya Lancar, Pengguna Tol Trans Jawa Berterima Kasih kepada Presiden Jokowi

Sikap rakyat, khususnya oposisi Jokowi lantaran tingkat kepercayaan rakyat kini semakin rendah.

Rakyat diungkapkannya tidak lagi percaya dengan pemerintah, terlebih pasca mencuatnya potret pencitraan Jokowi ketika mengunjungi lokasi bencana.

Potret kesendirian Jokowi ketika berada di tengah puing bangunan serta reruntuhan yang diposting lewat akun media sosialnya @jokowi; itu memang terkesan memprihatinkan.

Namun, setelah terungkap video di balik layar, adegan kunjungan Jokowi dipastikan direkayasa.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved