Dikepung Proyek Strategis Nasional, Kota Bekasi Dikepung Kemacetan

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan, kemacetan yang terjadi karena wilayahnya sedang banyak pembangunan proyek strategis nasional.

Dikepung Proyek Strategis Nasional, Kota Bekasi Dikepung Kemacetan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Traffic light Cipendawa salah satu titik kemacetan di Kota Bekasi, Kamis (27/12/2018). 

WARTA KOTA, BEKASI--- Kemacetan kerap melanda Kota Bekasi. Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan, kemacetan yang terjadi karena wilayahnya sedang banyak pembangunan proyek strategis nasional.

"Kemacetan di Kota Bekasi cukup signifikan dan tidak bisa dihindarkan, karena setiap pembangunan berdampak pada kemacetan, apalagi ada empat proyek strategis nasional yang sedang dikerjakan berbarengan," kata Tri, Selasa (8/1/2019).

Tri mengatakan, keempat proyek strategis nasional itu yakni tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), pembangunan LRT (light rail transit), tol layang atau Elevated Jakarta-Cikampek (Japek) II, dan kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Jadi kondisi kemacetan di Kota Bekasi yang terjadi saat ini tidak bisa dijadikan representatif atau acuan. Kecuali bisa dilihat tiga atau empat bulan kedepan, atau usai keempat proyek itu rampung baru bisa disimpulkan," katanya.

Tri mengatakan, keluhan masyarakat soal kemacetan yang terjadi di Kota Bekasi, selain imbas keempat proyek strategis nasional itu, juga karena sedang adanya pembangunan flyover atau jalan layang Cipendawa dan Rawapanjang.

"Bisa lihat nanti setelah semua itu rampung, diyakini kemacetan akan berkurang signifikan. Terlebih di lokasi persimpangan Rawapanjang dan Cipendawa bakal mengurai kemacetan secara signifikan," ucapnya.

Untuk sementara ini, kata Tri, Pemerintah Kota Bekasi dalam meminimalisir kemacetan yang terjadi dengan melakukan optimalisasi jaringan ruas jalan yang kerap timbul kemacetan.

"Di titik kemacetan itu, kita bakal lakukan pelebaran jalan untuk optimalisasi dan juga manajemen rekayasa lalu lintas. Saya minta masyarakat untuk bersabar atas kemacetan yang sering terjadi di wilayah Kota Bekasi. Ini kan kemacetan terjadi pada jam-jam sibuk seperti pada pagi dan sore hari," paparnya.

Kepala lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Johan Budi, mengatakan, tiga titik itu berada di perempatan Caman Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Jalan Insinyur Juanda, tepatnya sekitar Stasiun Bekasi, dan Simpang lima Jatibening.

Kemacetan itu, kata Johan, disebabkan berbagai hal mulai dari pembangunan hingga banyaknya angkutan online yang menaikan dan menurunkan penumpang sembarang.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved