TransPatriot Bakal Terapkan Transaksi Non Tunai

PEMERINTAH Kota Bekasi berencana menerapkan sistem pembayaran non tunai untuk Bus TransPatriot milik daerah.

TransPatriot Bakal Terapkan Transaksi Non Tunai
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Bus TransPatriot 

PEMERINTAH Kota Bekasi berencana menerapkan sistem pembayaran non tunai untuk Bus TransPatriot milik daerah.

Nantinya, sistem pembayaran yang dilakukan penumpang kepada petugas tidak lagi menggunakan uang tunai, melainkan pakai kartu elektronik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, ada empat bank milik pelat merah yang akan mengakomodir sistem itu. Empat bank itu adalah PT Bank Mandiri tbk, PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten (BJB), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Ini Syarat Sopir Angkot di Kota Bekasi Bisa Jadi Pengemudi TransPatriot

"Ada empat perbankan yang sedang kita jajaki untuk bekerja sama dalam mewujudkan transaksi non-tunai Transpatriot. Kami sedang ajak mereka berdiskusi dulu tentang rencana kerja sama ini," tutur Yayan Yuliana, Senin (7/1/2019).

Dia mengatakan, saat ini tarif yang dibebankan penumpang sebesar Rp 4.000 per orang masih menggunakan transaksi konvensional. Setelah penumpang membayar tarif perjalanan, petugas akan memberikan selembar karcis sebagai bukti transaksi.

"Tapi nanti ke depan pola transaksi non tunai akan segera diterapkan, setelah muncul kesepakatan kerja sama dengan empat perbankan melalui nota kesepahaman (MoU)," ungkapnya.

Pemkot Bekasi Rekrut Sopir Angkot Jadi Pengemudi Bus TransPatriot

Menurut Yayan Yuliana, sebelum bus dioperasikan, pemerintah telah merancang sistem pembayaran secara nontunai, menggunakan kartu dan mesin tap yang diinstal di dalam Bus TransPatriot. Tempat alat itu pun, kata dia, sudah disiapkan di dekat sopir TransPatriot.

"Nantinya nominal yang tertera dalam kartu penumpang akan ditempel ke mesin tap yang kita siapkan dalam bus. Kan lebih transparan dan simpel," paparnya. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved