Pembersihan Kali Pisang Batu Kurang Maksimal, Baru Selesai Dua Minggu

Pengangkutan yang dilakukan kurang maksimal. Pasalnya, alat berat dan truk pengangkut sampah yang dikerahkan masih kurang.

Pembersihan Kali Pisang Batu Kurang Maksimal, Baru Selesai Dua Minggu
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pengangkatan sampah di Kali Pisang Batu, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI--- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi menargetkan pembersihan sampah di Kali Pisang Batu, Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, selesai paling lambat pada Senin (7/1/2019).

Pembersihan telah dimulai pada Sabtu (6/1/2019) dengan menggunakan alat berat untuk kemudian diangkut truk.

Adapun jumlah sampah di Kali Pisang Batu diperkirakan mencapai 200 truk atau 1.400 kubik.

"Sudah kami mulai bersihkan dan angkut sampahnya. Hari pertama sama hari ini sudah sekitar 130 truk. Kemungkinan seluruhnya 200 truk hingga bersih. Target kami hari ini selesai, paling lambat besok," kata Dodi Agus Suprianto, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Minggu (6/1/2019).

Namun, hingga hari ini aktivitas pembersihan dan pengangkutan sampah di kali masih berlangsung dan terlihat masih cukup banyak.

Atas kondisi lapangan tersebut, Kepala Desa Pahlawan Setia, Zainal Abidin, menyebut proses pembersihan Kali Pisang Batu, Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, tidak akan bisa selesai hari ini.

Pengangkutan sampah bisa selesai paling cepat satu minggu hingga dua minggu kedepan.

"Waktu pembersihan tergantung pemkab, tapi kalau liat dari tumpukan ini tidak bisa selesai hari ini, bisa selesai seminggu atau dua minggu bahkan satu bulan," kata Zainal kepada wartawan dilokasi, Senin (7/1/2019).

Zainal mengatakan, pengangkutan yang dilakukan kurang maksimal. Pasalnya, alat berat dan truk pengangkut sampah yang dikerahkan masih kurang.

"Alat berat ada dua, truk sekitar 16 unit bolak balik. Saya pikir sangat kurang, alatnya juga tidak maksimal," ungkapnya.

Namun, demikian Zainal sangat berterima kasih atas respon Pemerintah Kabupaten Bekasi yang bergerak cepat dalam mengatasi persoalan tumpukan sampah ini.

Tumpukan sampah itu sudah sering terjadi dan beberapa pihaknya bersama warga telah berusaha sebisa mungkin melakukan pembersihan.

"Pemerintah kecamatan dan pemerintah Desa Pahlawan Setia dan Setia Mulia kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Tentunya hanya bisa sebatas kemampuan kami. Maka kami merasa bantuan dari pemda. Dan alhamdulillah pemda sudah mulai bekerja turun tangan," katanya.

Kedepan, kata Zainal, pihaknya bersama unsur muspida tingkat desa dan kecamatan akan berusaha menghimbau dan menertibkan warga yang membuang sampah sembarangan di Kali.

"Tugas kami selaku kepala desa untuk sosialisasi dengan warga agar membuang sampah tidak sembarangan. Tapi kalau dilihat ini sampah bukan dari warga kami, tidak mungkin sebanyak begini. Ini kiriman dari Kota Bekasi. Makanya kami mau usulkan dipasangkan jaring di perbatasan antara Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi," katanya.

Bakar Sampah Sembarangan, 16 Kios di Pasar Epiles Penjaringan Hangus Terbakar

Kodim Kabupaten Bekasi Siap Bantu Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Pisang Batu Tarumajaya

Tiap RW Hasilkan 460 Kilogram Sampah Anorganik, Pemkot Bekasi Bakal Perbanyak Bank Sampah

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved