Pilpres 2019

Maruf Amin: Menghilangkan Kemiskinan dan Pengangguran Tidak Bisa Diukur dengan Tipis Tebalnya Tempe

CALON Wakil Presiden nomor urut 01 Maruf Amin menyindir kelompok yang enggan mengakui kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Maruf Amin: Menghilangkan Kemiskinan dan Pengangguran Tidak Bisa Diukur dengan Tipis Tebalnya Tempe
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Maruf Amin di Ponpes Al Ghazaly, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/1/2019). 

CALON Wakil Presiden nomor urut 01 Maruf Amin menyindir kelompok yang enggan mengakui kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Ada kelompok yang menihilkan (kinerja Jokowi), bahkan tidak ada. Diumpamakan kemiskinan makin banyak, harga makin mahal, sehingga tempe aja sekarang jadi kayak apa? Kartu ATM," tutur Maruf Amin di hadapan ratusan kader PPP dalam Harlah ke-46, di DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019) malam.

Dia menjelaskan, tingkat kemiskinan dan pengangguran tak bisa disamakan dengan tipis tebalnya sebuah tempe.

Polisi Bakal Periksa Andi Arief Soal Cuitan Hoaks Surat Suara Tercoblos

Sebab, kata Maruf Amin, ukuran berhasil atau tidaknya pemerintah mengendalikan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran, hanya bisa diukur lewat penilaian lembaga kredibel seperti Badan Pusat Statistik (BPS).

"Menghilangkan kemiskinan, pengangguran, tidak bisa diukur dengan tipis tebelnya tempe. Ukuran berhasil atau tidak itu melalui penilaian oleh lembaga yang kredibel," tuturnya.

Maruf Amin enggan memakai istilah yang sebelumnya ia pakai saat menjawab perumpamaan tersebut, karena takut di-bully lagi.

"Pertama orang yang tidak mau mengakui, saya pernah mengumpamakan itu, saya tidak berani lagi. saya takut di-bully. Waktu itu saya bilang orang buta, saya sudah minta maaf, maksud saya bukan buta mata, tapi hatinya," papar Maruf Amin. (Danang Triatmojo)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved