Lurah Pekojan Tata Para Pengemudi Becak dengan Pemberian Rompi dan Stiker

Dalam upaya penataan bagi pengemudi becak di kawasan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Kelurahan Pekojan melakukan pembinaan dan sekaligus penataan.

Lurah Pekojan Tata Para Pengemudi Becak dengan Pemberian Rompi dan Stiker
Dok. Lurah Pekojan
Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, saat memberikan sertifikat BPJS Ketenagakerjaan kepada pengemudi becak terkait Kelurahan Pekojan melakukan pembinaan dan sekaligus penataan pengemudi becak dengan pemberian rompi, stiker dan kartu BPJS Ketenagakerjaan. 

TAMBORA, WARTA KOTA -- Dalam upaya penataan bagi pengemudi becak di kawasan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Kelurahan Pekojan melakukan pembinaan dan sekaligus penataan.

Adapun penataan dilakukan dengan pemberian rompi dan stiker.

Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo mengatakan pihaknya ingin memastikan bahwa keberadaan Becak di Pekojan dapat memenuhi transportasi kepada masyarkat sekitar, untuk itu 6 orang pengemudi Becak diberikan kartu BPJS ketenagakerjaan. Sedangkan 20 orang lainnya diberikan Kartu Anggota Sebaja.

"Jadi kegiatan ini dilaksanakan dengan pembagian kartu anggota Sebaja, Kartu BPJS ketenagakerjaan, pembagian dan penyematan Rompi Sebaja serta branding dengan pemasangan papan selter becak di Pekojan," kata Tri, Senin (7/1/2019).

Dikatakan Tri, dari kegiatan ini diharapkan keberadaan becak Jakarta di Pekojan dapat tertata, terlebih saat ini terdapat selter becak Pekojan yang terdapat di Parkiran pasar Pejagalan Pekojan.

Tak hanya itu untuk mencegah datanya pengemudi becak dari luar pihaknya juga memberikan identitas bagi pengemudi Becak di Pekojan yaitu identitas berupa Kartu Anggota Sebaja.

Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, saat memasangkan rompi kepada pengemudi becak terkait Kelurahan Pekojan melakukan pembinaan dan sekaligus penataan pengemudi becak dengan pemberian rompi, stiker dan kartu BPJS Ketenagakerjaan.
Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, saat memasangkan rompi kepada pengemudi becak terkait Kelurahan Pekojan melakukan pembinaan dan sekaligus penataan pengemudi becak dengan pemberian rompi, stiker dan kartu BPJS Ketenagakerjaan. (Dok. Lurah Pekojan)

"Kita juga berikan kartu anggota Sebaja serta Rompi yang akan dikenakan serta stiker Dishub serta jok becak yang dilebelkan dengan tulisan Sebaja Pekojan," ujarnya.

Selain itu dirinya juga berharap kepada pengemudi becak dapat memperhatikan rambu dan lalu lintas becak yang ada di pemukiman Pekojan, sehingga bagi warga maupun penumpang merasa nyaman mengunakan becak di Pekojan.

"Tentunya kami mengharapkan dapat tertata rapih agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penarik becak, serta penumpang dan masyarakat pengguna lalu lintas tidak terganggu dengan keberadaan becak di Pekojan sejalan dengan tujuan mendukung menjadikan Pekojan yang maju, sehat, sejahtera dan mandiri dalam maju kotanya, bahagia warganya," ucapnya.

Sedangkan Saidam perwakilan dari penarik becak yang menerima Kartu BPJS Ketenagakerjaan merasa bersyukur dan berterima kasih atas pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan.

"Senang pastinya mas, karena jaminan kesehatan dan kematian ditanggung BPJS Ketenagakerjaan," kata Saidam.

Menurutnya, ia tak keberatan dengan iuaran BPJS Ketenagakerjaan yang harus dibayarkan sebanyak Rp. 16.000 per bulan. Meski begitu setidaknya jika dirinya sakit, dapat ditanggung oleh BPJS.

"Ngak masalah mas, kalo pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp. 16.000 per bulan, bayarnya nanti kan ke koperasi Sebaja Pekojan," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved