Pilpres 2019

KPU Bocorkan Soal, Kata Fadli Zon Debat Enggak Asyik Lagi, Fahri Hamzah Nilai Kayak Cerdas Cermat

Menurut Fadli Zon, hal itu akan menghilangkan kejutan-kejutan yang sering kali muncul dalam setiap jawaban pasangan calon dalam debat.

KPU Bocorkan Soal, Kata Fadli Zon Debat Enggak Asyik Lagi, Fahri Hamzah Nilai Kayak Cerdas Cermat
ISTIMEWA
Pemilu 2019 

WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) membocorkan pertanyaan debat Pilpres kepada capres-cawapres, adalah hal aneh.

Menurut Fadli Zon, hal itu akan menghilangkan kejutan-kejutan yang sering kali muncul dalam setiap jawaban pasangan calon dalam debat.

"Cukup aneh menurut saya adalah kenapa harus pertanyaan-pertanyaan itu dibocorkan? Itu kan enggak asyik lagi gitu loh. Enggak ada gregetnya, enggak ada efek kejutnya. Kita (rakyat) kan ingin tahu apa yang menjadi dasar pemikiran dari kedua kandidat," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Indonesia Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB Sampai 31 Desember 2020

Sehingga, kata Fadli Zon, jika pertanyaan dalam debat diberitahu sebelumnya, hal itu akan memudahkan pasangan calon untuk menjawab pertanyaan.

"Di seluruh dunia juga begitu. Kalau sekarang dikasih bocoran soalnya ya nanti tinggal ngafalin gitu. Ini ya enggak asyik lagi lah," tuturnya.

Selain itu, Fadli Zon menilai pertanyaan yang diberikan kepada capres-cawapres membuat debat kandidat formalitas belaka.

Saut Situmorang Setuju Ketua KPK Jadi Panelis Debat Pilpres 2019, Agus Rahardjo Malah Khawatir

"Kalau menurut saya, sangat disayangkan ya. Ya kalau misalnya tema, oke lah. Tetapi kemudian angelnya seperti apa itu jadi kan formalitas debatnya, itu yang kita sayangkan," papar Wakil Ketua DPR ini.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga menyayangkan keputusan KPU membocorkan pertanyaan debat ke capres-cawapres. Fahri Hamzah menilai KPU seolah menyamakan Pilpres seperti perlombaan cerdas cermat.

"Jadi, ini kayak cerdas cermat. Masa pemilihan presiden kayak cerdas cermat?" kata Fahri Hamzah di tempat yang sama.

Mbah Rono: Gunung Anak Krakatau Meletus Sehebat Apapun, Kecil Kemungkinan Bisa Timbulkan Tsunami

Fahri Hamzah pun menilai keputusan KPU membocorkan soal-soal debat, menghilangkan peran panelis.

"KPU ini kan milih panelisnya di ujung. Akhirnya diragukan oleh sana sini, akhirnya dia takut. Maka dibocorin aja sekaligus. Nah, ini peran panelis hilang," paparnya.

Fahri Hamzah lantas menduga KPU tidak sigap menyiapkan Pemilu Presiden sejak dilantik beberapa tahun silam. Padahal, kata Fahri Hamzah, UU PKPU lahir sejak tahun 2017.

Ketua KPU: Sebaiknya Jangan Mengingatkan Kami Melalui Media Sosial

"Ngapain aja KPU 4 tahun 5 tahun ini? Kan harusnya begitu SK-nya keluar, langsung kerja, langsung siapin. UU-nya udah ada kok, UU ini kan 2017, harusnya begitu ada UU langsung mulai kerja," ulasnya.

"Ah, ini enggak dijerjakan dari awal, akhirnya comot-comot. Jadi kontroversi, akhirnya peran panelis dihilangkan, jadilah ini kayak cerdas cermat," sambungnya. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved