Sampah

Dua Kepala Desa Tuding Kota Bekasi Kirim Tumpukan Sampah ke Kali Pisang Batu

Kades menyatakan, tumpukan sampah tersebut bukan dari warganya tetapi dari warga Kota Bekasi yang membuang sampah ke kali.

Dua Kepala Desa Tuding Kota Bekasi Kirim Tumpukan Sampah ke Kali Pisang Batu
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kepala Desa Pahlawan Setia, Zainal Abidin (Kanan), dan Kepala Desa Setia Mulya, Ahmadi (kiri), saat meninjau proses pengakutan sampah di Kali Pisang Batu, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (7/1/2019). 

WARTA KOTA, BEKASI --- Kali Pisang Batu, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, masih penuh tumpukan sampah.

Tumpukan sampah itu berada di Kali yang melintasi dua Desa yaitu Desa Pahlawan Setia dan Setia Mulya sepanjang 1,5 kilometer.

Kepala Desa (Kades) kedua wilayah itu menyatakan bahwa  tumpukan sampah tersebut bukan dari warganya tetapi dari warga Kota Bekasi yang membuang sampah ke kali.

Pembersihan Kali Pisang Batu Kurang Maksimal, Baru Selesai Dua Minggu

"Itu bukan sampah warga sini, tidak mungkin sebanyak ini. Sampah itu kiriman dari wilayah Pemerintah Kota Bekasi, karena hulu dari sana (Kota Bekasi)," kata Kepala Desa Setia Mulya, Ahmadi, kepada wartawan di Kali Pisang Batu, Senin (7/1/2019).

Dia mengatakan, Kali Pisang Batu kerap dipenuhi sampah, namun tidak sebanyak seperti saat ini. Kondisi ini terjadi setelah dilakukan normalisasi kali tersebut.

"Ini tumpukan sampah baru terjadi dua minggu lalu setelah normalisasi kali dari tanaman eceng gondok," ucap Ahmadi.

"Dulu ada sampah tapi tidak sebanyak ini, ya itu perkiraan saya air lancar sehingga sampah dari wilayah lain banyak mengalir ke lokasi kita karena ini kan hilirnya hulunya dari Kota Bekasi," ujarnya lagi.

Sampah Kali Pisang Batu Tarumajaya Bekasi Diangkat, Volume Sampah Capai 1.400 Kubik

Kepala Desa Pahlawan Setia, Zainal Abidin juga sependapat bahwa tumpukan sampah kiriman dari wilayah Kota Bekasi. 

Untuk itu,  DesaPahlawan Setia dam Desa Setia Mulya berharap ada solusi bersama untuk menangani masalah sampah di Kali Pisang Batu.

"Harus ada campur tangan Pemkab Bekasi dan Pemkot Bekasi bekerjasama dalam penanganan sampah ini. Harus saling bersinergi, karena sampah ini bukan dari wilayah Kabupaten Bekasi saja tapi Kota Bekasi juga," ucapnya.

Enggan terus disalahkan soal tumpukan sampah yang terjadi ini, kedua Pemerintah Desa Pahlawan Setia dan Setia Mulya meminta agar Pemkab Bekasi memasang jaring di perbatasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi pada aliran Kali Pisang Batu.

"Jadi kalau ada jaring itu kan ketahuan, ini sampah kita (Kabupaten Bekasi) atau sampah Kota Bekasi. Warga siapa yang jorok, Kabupaten Bekasi atau Kota Bekasi," ucapnya lagi.

Sampah di Sepanjang Aliran Kali Pisang Batu Bekasi Diklaim Sampah Kiriman

Zainal menambahkan, pihaknya akan terus berupaya sebatas kemampuannya dalam melakulan penanganan dan pencegahan tumpukan sampah.

Dia bersama unsur muspida tingkat desa dan kecamatan akan mengimbau dan menertibkan warga yang membuang sampah sembarangan di kali.

"Tugas kami selaku kepala desa untuk sosialisasi dengan warga agar membuang sampah tidak sembarangan. Dari Kecamatan juga bakal perketat pengawasan sampah ini," ucap Zainal. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved