Pilpres 2019

KPU Kota Depok Umumkan Penerimaan Sumbangan Kampanye

Dengan diumumkannya LPSDK ini masyarakat dapat memberikan penilaian terhadap parpol yang akan dipilih 17 April 2019 yang akan datang.

KPU Kota Depok Umumkan Penerimaan Sumbangan Kampanye
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ilustrasi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok kini menyambangi kediaman rumah Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri untuk dicoklit, Minggu (21/1/2018). 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mengumumkan telah menerima Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) partai politik dan pasangan capres/cawapres peserta Pemilu 2019.

Laporan dari seluruh parpol maupun paslon peserta Pilpres 2019 diterima KPU Kota Depok, Rabu (2/1/2019).

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan, dana kampanye pemilu digunakan oleh peserta pemilu untuk membiayai metode kampanye sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Nana menjelaskan, pengaturan dana kampanye bertujuan untuk memberikan keleluasaan bagi peserta pemilu dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan pelaporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye yang disusun berdasarkan prinsip legal, akuntabel dan transparan.

Secara jadwal dan tahapan, lanjutnya, peserta pemilu memang diwajibkan melakukan penyampaian LPSDK pada tanggal 2 Januari 2019 sampai dengan Pukul 18.00 WIB.

"Dari jadwal yang telah ditentukan, kami bersyukur sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan semua partai politik maupun tim kampanye paslon secara keseluruhan telah melaporkan LPSDK semuanya kepada KPU Kota Depok," ujar Nana kepada wartawan, Sabtu (5/1/2019).

Dari penerimaaan LPSDK tersebut, jumlah penerimaan sumbangan dana kampanye masing-masing partai politik dan tim kampanye paslon capres cawapres di tingkat Kota Depok bervariasi. Mulai dari Rp 0 (nihil) hingga Rp 2,6 miliar.

Secara rinci, penerimaan tersebut yakni PKB berjumlah Rp 607 juta, Partai Gerindra Rp 2,6 miliar, PDIP Rp 1,1 miliar, Partai Golkar Rp 690 juta, Partai NasDem Rp 20 juta, Partai Garuda Rp 72 juta, Partai Berkarya Rp 240 juta, PKS Rp 284 juta, Partai Perindo Rp 351 juta, PPP Rp.1,1 miliar, PSI Rp 148 juta, PAN Rp 591 juta, Partai Hanura Rp 35 juta, Partai Demokrat Rp 387 juta, PBB Rp 3,8 juta, PKPI Rp 895.000.

Di sisi lain, tim paslon nomor urut 01 (Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin) melaporkan penerimaan sumbangan sebesar Rp 0 alias nihil, serta tim paslon nomor urut 02 (Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) melaporkan penerimaan sumbangan senilai Rp 1 juta.

"Secara terperinci, LPSDK yang telah diterima ini telah kami umumkan di website KPU Kota Depok. Dengan diumumkannya LPSDK ini masyarakat dapat memberikan penilaian terhadap parpol yang akan dipilih 17 April 2019 yang akan datang," kata Nana.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved