Pilpres 2019

IPW: Dua Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos yang Ditangkap Polisi Hanya Wong Cilik

Indonesia Police Watch (IPW) menyesalkan sikap dan langkah polisi dalam menangani kasus hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos.

IPW: Dua Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos yang Ditangkap Polisi Hanya Wong Cilik
Kompas.com
Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane. 

INDONESIA Police Watch (IPW) menyesalkan sikap dan langkah polisi dalam menangani kasus hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos.

IPW menilai, polisi terlalu cepat menangkap dua tersangka penyebar hoaks di Bogor dan Balikpapan.

"Sebab nyatanya, atau nota bene kedua penyebar hoaks yang ditangkap itu adalah wong cilik. Sebaliknya polisi justru sangat lamban menangkap penyebar hoaks wong gede, yang nota bene adalah politisi dan tokoh organisasi keagamaan," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, Sabtu (5/1/2019).

Karenanya, menurut Neta, IPW berharap, Polri menangkap dan memeriksa siapapun yang terlibat penyebaran hoaks surat suara tercoblos itu.

"Polri harus berada di depan untuk memerangi perang hoaks di negeri ini. Siapa pun yang terlibat harus segera ditangkap, diperiksa, dan kasusnya dituntaskan di pengadilan. Apakah tersangkanya wong cilik maupun wong gede harus diproses hukum agar tidak ada diskriminasi dan orang orang gede tidak latah menjadi penyebar hoaks," papar Neta.

Sebab itu, katanya, IPW mempertanyakan sikap polisi, yang terlalu cepat menangkap HY di Bogor dan LS di Balikpapan.

"Sementara tokoh partai Andi Arif dan tokoh organisasi keagamaan Tengku Zulkarnain belum ada tanda tanda akan diproses hukum. Seharusnya kedua tokoh itu juga segera ditangkap, sama seperti polisi menangkap HY dan LS. Sebab peran antara HY dan LS sama dengan peran Arif dan Zulkarnaen, yakni sama sama menerima konten hoaks dan kemudian menyebarkannya," kata Neta.

Anang Hermansyah Tolak Ide Pasha Ungu soal 22 Desember Hari Duka Cita Musik Indonesia

Karena itu, IPW mendesak polisi agar tidak bersikap diskriminatif.

"Polisi harus mampu menjaga dan menegakkan kehormatan upaya penegakan hukum di negeri ini," kata dia.

Sebab polisi, tambah Neta, adalah hulu dari terciptanya rasa keadilan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved