Pemilu 2019

Ferdinand Hutahaean Buang Piagam dan Piala Kebohongan untuk Andi Arief dan Siap Polisikan PSI

Ferdinand Hutahaean menilai hal yang dilakukan PSI merupakan perbuatan tindak pidana murni.

Ferdinand Hutahaean Buang Piagam dan Piala Kebohongan untuk Andi Arief dan Siap Polisikan PSI
Twitter @Ferdinand_Haean
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean membuang piagam dan piala award kebohongan yang dikirim oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk Wasekjen PD Andi Arief. 

KADIV Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean, membuang piagam dan piala award kebohongan yang dikirim oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk Wasekjen PD Andi Arief.

Dia yang diberitahu ada kiriman paket dari kurir ojek daring pada Jumat (4/1/2019) sore, langsung bergegas menuju Kantor DPP PD, dan kemudian membuang sepasang penghargaan PSI itu ke tempat sampah.

"Diterima oleh petugas keamanan di DPP, saya langsung ke DPP, dan di sana saya yang langsung membuang," kata Ferdinand Hutahaean saat dihubungi wartawan, Jumat (4/1/2019).

Alami Morning Sick karena Hamil Muda, Nikita Mirzani Kembali Absen Sidang Cerai

Selain itu, lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, @Ferdinand_Haean yang diposting pada Jumat (4/1/2019) pukul 15.27 WIB, Ferdinand Hutahaean memastikan bakal melaporkan Ketua Umum PSI Grace Natalie dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni, karena dinilai sebagai pihak yang bertanggung jawab lewat bubuhan tanda tangan mereka di piagam tersebut.

"Kami pastikan akan mengambil langkah hukum atas tindakan @psi_id dan melaporkan @grace_nat sebagai Ketum yang tanda tangan award tersebut beserta Raja Juli Sekjen PSI," tulisnya.

Ferdinand Hutahaean menilai hal yang dilakukan PSI merupakan perbuatan tindak pidana murni, karena mendahului proses hukum dengan menuduh Andi Arief sebagai pembual.

KPK Minta Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Perhatikan 10 Poin Ini

"Perbuatan tersebut adalah pidana murni karena telah mendahului pengadilan dan proses hukum. Menuduh Andi Rief sebagai pembohong," ucapnya.

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief lewat cuitannya di sosial media sempat membuat geger publik dengan meneruskan kabar adanya 7 kontainer berisi 70 juta surat suara yang telah tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Namun, hal itu ternyata tak terbukti seusai dilakukan pengecekan langsung hari itu juga oleh Ketua KPU Arief Budiman.

Dipo Latief Merasa Pernikahannya dengan Nikita Mirzani Sudah Berakhir Secara Agama

Atas informasi bohong yang diutarakan Andi Arief, PSI memberikan piagam dan piala penghargaan kebohongan kepada Wasekjen PD itu karena dinilai telah berhalusinasi.

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga diberikan penghargaan serupa oleh PSI, menyusul kebohongan soal selang cuci darah RSCM, dan membangun Tol Cipali tanpa utang. (Danang Triatmojo)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved