Pencurian

Lokasi Penganiayaan Bahara Rawan Pencurian

Seorang mekanik bengkel bernama Bahara Siregar (24) menjadi korban penganiayaan sekelompok geng motor di Jalan Raya Leuwinanggung

Lokasi Penganiayaan Bahara Rawan Pencurian
Tribun Bogor
Ilustrasi 

Depok, Warta Kota -- Seorang mekanik bengkel bernama Bahara Siregar (24) menjadi korban penganiayaan sekelompok geng motor di Jalan Raya Leuwinanggung, Tapos, Depok, Minggu (30/12/2018) dini hari lalu.

Seorang pemilik bengkel lain yang berada tak jauh dari lokasi kejadian, Adi Sihotang (33), mengungkapkan, baru kali ini dia mengetahui aksi geng motor di sekitar bengkelnya.

Namun, dia mengatakan, daerah di sekitar lokasi kejadian memang rawan pencurian barang.

Yang paling sering jadi incaran pelaku adalah telepon genggam alias hape.

"Saya belum sampai dua tahun buka bengkel di sini. Tapi sejak itu sampai sekarang sudah tiga kali kehilangan hape," ujar Adi kepada Warta Kota saat ditemui di bengkelnya, Jumat (4/1/2019).

Saat kejadian penganiayaan Bahara, Adi mengaku tidak ada di bengkel karena sedang berlibur tahun baru.

Dikatakan Adi, terakhir, dia kehilangan hape pada sekitar empat bulan lalu.

Saat itu siang hari, dia tengah tertidur di dalam bengkelnya. Kebetulan hanya dia sendiri yang menjaga bengkel.

"Waktu itu saya sayup-sayup dengar ada yang manggil 'oom, oom..' Tahu-tahu pas saya bangun, hape udah lenyap," katanya.

"Mana hape itu masih kredit. Jadi, hape hilang, tapi bayar kredit jalan terus. Masih empat kali cicilan lagi," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved