Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta Selatan Dimulai Minggu Pertama Setiap Bulan

Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day Kota Jakarta Selatan dilaksanakan di minggu pertama tiap bulannya.

Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta Selatan Dimulai Minggu Pertama Setiap Bulan
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ilustrasi warga memadati area digelarnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU--- Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day Kota Jakarta Selatan yang diselenggarakan di sepanjang jalan Mampang Prapatan Raya sampai Jalan Warung Jati Barat, simpang Pejaten Village, Warung Buncit akan berubah jadwal di 2019, yakni dilaksanakan di minggu pertama tiap bulannya.

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengatakan, biasanya Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyelenggarakan HBKB di minggu ketiga.

"Jadi di bulan Januari tahun 2019 nanti ketemunya di tanggal 6 Januari. Waktunya sama hanya pelaksanaanya saja berubah," kata Marullah, Jumat (4/1/2019).

Menurut Marullah, perubahan jadwal HBKB ini didasari oleh Instruksi Gubernur DKI Jakarta yang mengarahkan seluruh wilayah di Jakarta melaksanakan HBKB di minggu pertama.

"Karena ada pengukuran kualitas udara dan lain sebagainya. Makanya itu diseragamkan di minggu pertama tiap bulannya," terangnya.

HBKB ini, kata Marullah, disambut positif oleh masyarakat. Terbukti, setiap kali dilaksanakan ribuan warga dari berbagai wilayah hadir untuk menikmati sejuknya udara pagi serta berolahraga.

"Semarak HBKB ini sudah sangat menyatu dengan masyarakat. Saya mengimbau kepada semua untuk bisa memanfaatkan ini dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Sementara itu, demi keamanan dan kenyamanan HBKB, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Christianto, mengatakan, pada HBKB pihaknya memberlakukan rekayasa lalu lintas selama lima jam dari pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Christianto mengatakan, kendaraan yang berasal dari arah utara (Kuningan) yang akan menuju selatan (Ragunan), dialihkan menuju ke Jalan Duren Tiga Raya-Jalan Raya Pasar Minggu-Jalan Raya Ragunan.

"Sebaliknya, kendaraan yang berasal dari arah selatan (Ragunan) yang akan menuju utara (Kuningan), dialihkan menuju Pejaten Barat-Jalan Kemang Selatan-Jalan Kemang Raya-Jalan Bangka Raya-Jalan Kapten Tendean," katanya.

Sementara untuk angkutan umum Metro Mini S75 (Blok M-Pasar Minggu) setelah melalui Jalan Kapten Tendean menuju Jalan Mampang Prapatan, dibelokkan menuju Jalan Duren Tiga-Jalan Raya Pasar Minggu dan menuju Pasar Minggu.

"Pengunjung HBKB diimbau agar tidak berolahraga di jalur Transjakarta, kecuali kendaraan yang mengantar orang sakit (emergency) yang berada di jalur HBKB diberi pengecualian," katanya.

HBKB nanti, Pemkot Jakarta Selatan telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk meramaikan HBKB. Antara lain senam, atraksi seni tari, sosialisasi pencegahan kebakaran, sosialisasi kependudukan serta hiburan organ tunggal.

HBKB di Danau Sunter Selatan Sangat Spesial, Melindungi Wanita dari Kanker Serviks dan Payudara

Wali Kota Ingin Acara HBKB Digelar di Setiap Kecamatan di Jakarta Barat, Ini Alasannya

Berduka Tragedi Mako Brimob, KBB Menyalakan Lilin dan Kirim Karangan Bunga saat HBKB

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved