Dinas LH Kabupaten Bekasi Siap Bersihkan Kali Pisang Batu, Syaratnya Warga yang Angkut Sampah

TUMPUKAN sampah memenuhi Kali Pisang Batu di Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Dinas LH Kabupaten Bekasi Siap Bersihkan Kali Pisang Batu, Syaratnya Warga yang Angkut Sampah
WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
Sampah memenuhi Kali Pisang Batu di Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. 

TUMPUKAN sampah memenuhi Kali Pisang Batu di Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi baru mendapatkan informasi terkait soal tumpukan sampah tersebut. Namun, dirinya siap melakukan pembersihan tumpukan sampah yang berada di Kali Pisang Batu.

"Kita sudah dapat informasinya kemarin. Saya akan koordinasikan untuk lakukan pembersihkan. Kita siapkan alat berat dan armadanya, tapi kita enggak mau kerahin petugasnya. Kita mau warga yang angkutin sampahnya," kata Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Dodi Agus Suprianto, Jumat (4/1/2019).

Dipo Latief Merasa Pernikahannya dengan Nikita Mirzani Sudah Berakhir Secara Agama

Dodi menjelaskan, langkah itu dilakukan agar masyarakat sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan ke kali.

"Kita sih kalau ngangkut tumpukan sampah itu oke oke saja, tidak masalah. Cuma kalau hanya angkut nanti masyarakat beranggapan bahwa ada petugasnya dan akhirnya dibuang lagi ke situ. Kita enggak mau. Kita mau masyarakat angkut sampah sendiri, jadi biar sadar," paparnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya sering kali mengangkut dan membersihkan sampah yang liar maupun sampah di kali. Namun, itu semua tidak membuat warga sadar menjaga kebersihan.

Relawan Jokowi Polisikan Tiga Orang Terkait Hoaks Surat Suara Dicoblos, Dua Diantaranya Berinisial A

"Ada sampah liar saja kita angkut, rutin kita bersihkan seminggu tiga kali, padahal kita ada pelayanan sampah yang rutin. Terlebih armada kita terbatas. Atau ada sampah liar kita angkut besoknya akan lebih banyak lagi yang buang ke situ, ya karena mereka mikir ada yang bersihin ini," ungkapnya.

Ia menilai, minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan menjadi pokok permasalahan sampah yang terjadi selama ini.

"Buang ke lokasi yang sudah disediakan, jangan di kali, di pinggir jalan atau lokasi yang tidak elok dilihat. Memang harus ada teguran dan tindakan hukuman, tapi itu kan wewenang instansi lain. UPTD, Camat, Kades, sama Satpol PP harus berperan aktif juga ingatkan, tegur warga yang buang sampah, berikan hukuman," bebernya.

Dipo Latief Ternyata Lebih Dahulu Ucapkan Talak Sebelum Nikita Mirzani Gugat Cerai

Ia menambahkan, munculnya sampah liar atau tumpukan sampah di kali tersebut berawal dari hulu. Ada pertama yang buang, lalu diikuti yang lain, sehingga menjadi suatu kebiasaan menjadikan kali sebagai tempat sampah.

"Namanya sampah di kali semua dari hulu, itu di Pisang Batu kan hilirnya. Mulai dari warga pertama buang, terus ada warga lain juga buang karena minim kesadaran. Ada ribuan saja yang seperti itu, bisa numpuk lah. Nah, jalan satu-satunya peran serta masyarakat, hayuk bergerak kita bareng-bareng," ajaknya. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved