Pemilu 2019

Pastikan Kabar Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Hoaks, KPU Minta Penyebarnya Ditangkap

KETUA KPU Arief Budiman memastikan informasi adanya tujuh kontainer surat suara tercoblos merupakan kabar bohong alias hoaks.

Pastikan Kabar Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Hoaks, KPU Minta Penyebarnya Ditangkap
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ketua KPU Arief Budiman (kanan), bersama Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan (kiri), berbicara saat pengundian dan penetapan penyiaran debat pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2018). 

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memastikan informasi adanya tujuh kontainer surat suara tercoblos merupakan kabar bohong alias hoaks.

Sehingga, kedatangan tujuh kontainer yang membawa masing-masing 10 juta surat suara ke Tanjung Priok, dipastikan kabar bohong.

Hal itu terjadi setelah KPU melakukan pengecekan dan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial.

Penyelesaian Kasus Penyerangan Novel Baswedan Lamban, Saut Situmorang Sampai Dibilang Kambing

"Kami memastikan berdasar keterangan bea cukai, tidak benar. Tidak ada kabar TNI AL yang menemukan. Tidak ada penyitaan satu kontainer," tuturnya di Kantor Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (3/1/2019) dini hari.

Dirinya juga meminta pihak aparat melacak dan mencari awal mula rekaman suara tersebut berasal.

"Orang-orang jahat dan mendelegitimasi penyelenggara pemilu dapat ditangkap. Kami melawan itu," ucapnya.

Sudah Sehati, Maruf Amin Bilang Dirinya Tak Bisa Diadu Domba dengan Erick Thohir

Arief Budiman juga meminta penyebar kabar bohong mengenai surat suara dalam tujuh kontainer dan sudah tercoblos, ditangkap. Termasuk, kata dia, orang-orang yang menulis dan menyebarkan berita bohong tersebut.

"Penyebarnya harus ditangkap, termasuk siapa yang menulis berita bohong ini," tegasnya.

Pihaknya pun mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Cybercrime Mabes Polri untuk melakukan penelusuran atas kabar tersebut.

Jusuf Kalla: Korupsi Makin Marak karena Desentralisasi

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian," jelasnya.

Sebelumnya, informasi tersebut sempat disampaikan oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief  melalui akun media sosial Twitter. Dia mengungkapkan, kabar itu diterima dari grup WhatsApp.

"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak terjadi fitnah harap dicek kebenarannya. Karena ini kabar sudah beredar," tulisnya. (Amriyono Prakoso)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved