Artis Cerai

Nikita Mirzani Minta Nafkah Anak ke Dipo Latief

Dalam gugatannya, Nikita Mirzani menginginkan Dipo tetap bertanggungjawab atas kehidupan sang buah hati hingga besar nanti.

Nikita Mirzani Minta Nafkah Anak ke Dipo Latief
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Nikita Mirzani saat memberikan penjelasan usai dirinya mediasi dengan sang suami, Dipo Latief, Komisi Nasional (Komnas) Anak Indonesia, dan juga Loly di Kantor Komnas Anak Indonesia, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018). 

PEMAIN film dan pembawa acara Nikita Mirzani (32) dijadwalkan kembali menjalani sidang itsbat nikah dan cerai dengan Dipo Latief, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2018).

Akan tetapi, Nikita Mirzani absen hadiri sidang cerainya itu. Sehingga, persidangan hanya diwakili oleh tim kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid.

Sidang itsbat nikah dan cerai merupakan gugatan Nikita Mirzani yang kedua, di mana sebelumnya ia pernah mengajukan gugatan yang sama tetapi dicabut, karena mengetahui dirinya hamil anak dari pernikahan sirinya dengan Dipo Latief.

Usai sidang, Fahmi Bachmid mengatakan, kliennya itu tidak hadir dikarenakan masih belum bisa bangun pagi akibat kehamilannya dengan Dipo Latief itu.

Fahmi Bachmid menjelaskan soal gugatannya Nikita Mirzani kali ini, lebih mengarah cerai dan pertanggungjawaban Dipo Latief, atas anak yang dikandung olehnya.

"Jadi sebenarnya gugatan Niki kali ini lebih kuat. Karena selain gugatan itsbat nikah dan cerai, dia (Nikita Mirzani) juga ingin meminta ke majelis hakim, soal pertanggungjawaban Dipo atas anaknya," kata Fahmi Bachmid.

Fahmi mengatakan meski wanita yang akrab disapa Niki itu ingin berpisah, bekas istri Sajad Ukra itu juga ingin melahirkan anak dari pernikahannya dengan Dipo.

"Jadi Niki nih mau anak yang ada di kandungannya sampai lahir. Tapi, kalau dibesarkan kan semua butuh biaya, jadi kita masukkan dalam sidang ini," ucapnya.

Dalam gugatannya, wanita yang sudah tiga kali menikah itu menginginkan Dipo tetap bertanggungjawab atas kehidupan sang buah hati hingga besar nanti.

"Jadi tanggungjawab nya itu untuk memelihara dan menafkahi itu menjadi tanggung jawab ayah. Nah, ada beberapa poin terpenting salah satunya terkait dengan keberadaan bayi dalam kandungan ini, tentang status hukumnya dan juga masa depannya," jelasnya.

"Karena ada kewajiban yang harus dibebankan kepada tergugat (Dipo) terkait pemeliharaan dan biaya hidup sebagainya," tambahnya.

Lanjut Fahmi, kliennya pun tidak mau mendapatkan nafkah dari suami sirinya lagi. Tetapi, Niki hanya ingin Dipo menafkahi anaknya jika sudah terlahir ke dunia.

"Niki tidak meminta biaya untuk dirinya. Tapi Niki hanya minta pertanggungjawaban ayah terhadap anaknya kelak seperti apa," ujar Fahmi Bachmid.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved