Pedagang Kaki Lima

Pedagang Kaki Lima Pasar Anyar Serobot Trotoar di Tangerang Bikin Sachrudin Berang

Hari pertama kerja tahun 2019, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin melakukan inspeksi mendadak di sekitar Pasar Anyar, Tangerang.

Pedagang Kaki Lima Pasar Anyar Serobot Trotoar di Tangerang Bikin Sachrudin Berang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin (kedua dari kanan) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pedagang kaki lima di Pasar Anyar, Tangerang, Rabu (2/1/2019). 

WARTA KOTA, TANGERANG --- Mengawali hari pertama kerja tahun 2019, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Anyar, Tangerang, Rabu (2/1/2019). 

Inspeksi mendadak itu dilakukan Sachrudin terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar lapaknya di trotoar Pasar Anyar.

Sachrudin menjelaskan, penataan PKL merupakan program yang terus dilakukan oleh Pemkot Tangerang untuk memenuhi hak-hak kepentingan umum.

Sachrudin Ajak Warga Ikhtiar untuk Bangun Kota Tangerang

"Penataan PKL ini bukan hanya di Pasar Anyar, tapi di seluruh wilayah Kota Tangerang," ujar Sachrudin.

"Ini tujuannya untuk penertiban. Kita ingin atur supaya tidak ada penyerobotan hak-hak kepentingan umum."

"Seperti kita lihat di trotoar dan bahu jalan yang menjadi hak pejalan kaki dan pengendara lalu lintas, tapi justru digunakan PKL," ucapnya seraya menampilkan raut wajah berang.

 Sachrudin mengatakan bahwa  Pemkot Tangerang akan melakukan penataan PKL dengan sistem zonasi di setiap kecamatan.

"Ada tiga zona. Merah, kuning, hijau. Zona merah itu tidak boleh ada PKL, zona kuning diatur dengan waktu, dan zona hijau untuk PKL permanen yang dilokalisir," ucap Sachrudin.

Sachrudin Desak Pemprov Banten Turun Tangan Atasi Kemacetan di Tangerang

 Terkait penataan PKL di kawasan Pasar Anyar, Sachrudin mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PD Pasar Anyar.

"Sudah kita sampaikan kepada koordinator pasar dan juga PD pasar itu sendiri," katanya.

Menurut Sachrudin, pendekatan kepada para pedagang terkait penataan harus dilalukan dengan cara penyampaian tersebut.

"Tergantung cara penyampaiannya bagaimana kita mengajak mereka. Untuk mengatur tempat usaha mereka agar aman dan nyaman, ini kan tujuannya untuk mereka juga," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Sayuti menambahkan, target implementasi penataan PKL akan direalisasikan secepat mungkin.

 "Intinya dimulai dari awal tahun 2019, targetnya mudah-mudahan tahun 2020 PKL sudah tertata rapi sewilayah Kota Tangerang," ujar Sayuti. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved