News

Enam Bulan Setelah Pergub Larangan Plastik Terbit Masih Tahap Sosialisasi

Hal tersebut sebenarnya telah ada di Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

Enam Bulan Setelah Pergub Larangan Plastik Terbit Masih Tahap Sosialisasi
Warta Kota
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Larangan menggunakan kantong plastik sekali pakai (kantong kresek) saat ini masih menunggu Pergub ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji. (Warta Kota)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan kalaupun Pergub telah ditetapkan, nantinya selama enam bulan masih digunakan untuk sosialisi.

"Nanti setelah Pergub ditandatangani akan ada masa enam bulan kita akan masuk untuk sosialisasi lagi," ujar Isnawa di kawasan Sunter Jakarta Utara, Rabu (2/1/2019).

Hal tersebut sebenarnya telah ada di Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

Di dalam aturan itu, sanksi administratif bagi ritel yang tidak menyediakan kantong plastik ramah lingkungan akan terkena denda Rp 5 juta sampai Rp 25 juta.

"Kita mengingatkan tolong gunakan kantong plastik belanja yang ramah lingkungan, karena didalam salah satu pasal di perda 3 ada ketentuan, setiap pasar modern dan pasar tradisional wajib menggunakan kantong belanja ramah lingkungan, kita itu udah ada di 2013," kata Isnawa.

Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan kantong belanja yang ramah lingkungan, yakni kantong plastik yang terbuat dari bahan organik serat tapioka.

"Kalau mau diperdebatkan harganya gimana, yang mudahnya warga Jakarta belanja bawa kantong sendiri saja," kata Isnawa.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved