Bolos Masuk Hari Pertama Libur Panjang, TKD Sebulan Melayang

"Masih seperti tahun lalu, kalo masalah sanksi pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan, yaitu tidak mendapatkan TKD satu bulan," ungkap Komarukmi

Bolos Masuk Hari Pertama Libur Panjang, TKD Sebulan Melayang
KOMPAS/DWI BAYU RADIUS
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) 

Palmerah, Warta Kota -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan sanksi bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang membolos atau tidak hadir tanpa keterangan pada hari pertama masuk kerja.

Sanksi tersebut berupa pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) selama sebulan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Komarukmi Sulistiyaningsih.

Dijelaskannya, sanksi tersebut dibebankan pada TKD statis bagi pejabat struktural, staf administratif maupun staf fungsional.

"Masih seperti tahun lalu, kalo masalah sanksi pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan, yaitu tidak mendapatkan TKD satu bulan," ungkap Komarukmi dihubungi pada Rabu (2/1/2019).

Sementara, bagi para PNS yang terlambat masuk atau absen, yakni lebih dari pukul 07.30 WIB, katanya akan mendapatkan potongan TKD sebesar 2 persen.

Tetapi bagi PNS yang terlambat lebih dari lima jam, PNS tersebut dihitung membolos.

Seperti diketahui sebelumnya, walau peringatan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019 memberikan waktu berlibur yang panjang bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun kehadiran para pegawai di hari pertama masuk kerja yang jatuh pada hari ini, Rabu (2/1/2019) rupanya tidak penuh.

Tercatat, ada sebanyak 2.460 orang PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bolos.

Catatan buruk tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengendalian BKD DKI Dwi Wahyono.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved