Berawal dari Medsos, Taman Bunga Matahari di Tangerang Jadi Lokasi Populer untuk Foto-foto

Masyari (55) tidak menyangka, bibit bunga matahari yang ia tanam di sebuah tanah garapan kini digandrungi banyak orang yang ingin melihat dan bertoto.

Berawal dari Medsos, Taman Bunga Matahari di Tangerang Jadi Lokasi Populer untuk Foto-foto
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Tanaman bunga matahari yang ditanam oleh Masyari di Gang Makam, Pinang, Kota Tangerang, Rabu (2/1/2018), laris menjadi spot foto masyarakat untuk berswafoto. 

MASYARI (55) tidak menyangka, bibit bunga matahari yang ia tanam di sebuah tanah garapan kini digandrungi banyak orang yang ingin melihat dan bertoto-foto.

Berlokasi di Gang Makam, Pinang, Kota Tangerang, lahan garapan Masyari itu tampak dipenuhi oleh ratusan bunga matahari yang tengah mekar.

Masyari mengaku awalnya menanam bunga matahari hanya untuk dijual kembali di toko bunga, bukan untuk menarik pengunjung mendatangi tempatnya.

"Kita ngga nyangka ternyata sekarang jadi banyak yang datang, awalnya hanya untuk dijual biasa saja," kata Masyari kepada Warta Kota, Rabu (2/1/2019).

Masyari mengatakan, tanah garapannya sudah mulai didatangi orang sejak Jumat (28/12/2018) lalu.

"Baru (ramai) 5 hari kalau ngga salah," tuturnya.

Tak Sengaja Lahan Tanamannya Terkenal, Petani Bunga Matahari Ini Untung Jutaan Rupiah Sehari

Anak dari Masyari, Ahmad yang juga berada di lokasi yang tengah populer itu mengatakan banyak pengunjung yang mengetahui tempat itu dari sosial media.

"Beberapa hari lalu ada ada anak-anak muda foto-foto terus bilang mau diviralin di facebook dan lain-lain, jadinya sekarang ramai," ucap Ahmad.

Hutan Bunga Matahari yang bikin heboh terletak di Gang Makam, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Hutan Bunga Matahari yang bikin heboh terletak di Gang Makam, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Pantauan Warta Kota, pengunjung terus saja mendatangi lokasi bunga matahari, banyak dari mereka yang mengabadikan dirinya dengan berfoto-foto.

Untuk bisa masuk ke area bunga matahari, pengunjung dikenakan tarif Rp 5.000, pengunjung juga bisa membawa pulang bunga matahari dengan harga Rp 5.000 satu ikatnya.

Halaman
123
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved