Ganjil Genap

Anies Baswedan Teken Pergub Nomor 155 Tentang Ganjil Genap di Malam Tahun Baru

Rekayasa lalu lintas lewat sistem Ganjil Genap kembali diperpanjang Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Anies Baswedan Teken Pergub Nomor 155 Tentang Ganjil Genap di Malam Tahun Baru
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta. 

SUKSES mengurangi volume kendaraan sejak pagelaran Asian Games 201, rekayasa lalu lintas lewat sistem Ganjil Genap kembali diperpanjang Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Keputusan perpanjangan sistem ganjil genap itu disahkan tepat pada malam pergantian tahun 2019.

Namun, keputusan yang dituangkan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil Genap itu tidak diteken Anies secara langsung.

Tetapi diwakili oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah pada Senin (31/12/2018).

Terkait penandatangan peraturan tersebut, perpanjangan sistem Ganjil Genap diungkapkan Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta sekaligus Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko telah kembali berlaku pada tanggal 2 Januari 2019.

"Sudah berlaku, permanen. Tapi evaluasi tetap dilakukan," ungkap Sigit dihubungi pada Rabu (2/1/2019).

Lebih lanjut dipaparkannya, tidak ada yang berubah dalam perpanjangan sistem ganjil genap yang diterapkan sebelumnya, baik jumlah jalan maupun jam berlaku.

Begitu juga soal kendaraan yang diperbolehkan menerobos sistem ganjil genap.

Sementara, sejumlah jalan yang diatur dalam sistem ganjil genap antara lain, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman dan sebagian Jalan S Parman, yakni mulai dari Simpang Jalan Tomang Raya hingga Simpang Jalan KS Tubun.

Selain itu, sistem Ganjil Genap diberlakukan di Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan DI Panjaitan, Jalan Ahmad Yani dan Jalan HR Rasuna Said.

Namun dijelaskan dalam Pergub Nomor 155 Tahun 2018 tentang ganjil genap, jalan tersebut bebas Ganjil Genap selama berada di persimpangan hingga pintu masuk atau keluar tol terdekat atau sebaliknya.

Hal tersebut sesuai dengan Pasal 1 ayat 2 Pergub Nomor 155 Tahun 2018.

Peraturan tersebut berbunyi, 'Pembatasan lalu lintas dengan sistem Ganjil Genap pada ruas jalan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 tidak diberlakukan pada segmen persimpangan terdekat sampai dengan pintu masuk tol dan pintu keluar tol sampai dengan persimpangan terdekat'. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved