Unjuk Rasa

Massa Aksi Bakar Keranda Mayat Ungkit Kasus Lama Novel Baswedan

Jelang akhir tahun, ratusan massa tergabung dalam Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) menggelar aksi unjuk rasa di DPR RI.

Massa Aksi Bakar Keranda Mayat Ungkit Kasus Lama Novel Baswedan
Warta Kota/Rangga Baskoro
Aksi bakar keranda dilakukan pengunjuk rasa dari Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu, Senin (31/12/2018). Mereka menuntut agar kasus Novel Baswedan segera disidangkan, Senin (31/12/2018). 

WARTA KOTA, TANAH ABANG --- Jelang akhir tahun, ratusan massa tergabung dalam Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) menggelar aksi unjuk rasa di DPR RI.

Unjuk rasa itu juga terjadi di Gedung Kejaksaan Agung RI. Para pengunjuk rasa mengangkat isu tentang 'menolak lupa', Senin (31/12/2018).

Kejaksaan Agung RI didesak agar membongkar kembali kasus pembunuhan yang diduga melibatkan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Saat kasus itu terjadi, Novel Baswedan menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Kota Bengkulu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis Masih Terus Usut Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Novel Baswedan diduga kuat melenyapkan nyawa seorang tersangka kasus pencurian sarang burung walet atas nama Mulyadi Johan tahun 2004.

"Semua orang sama di mata hukum. Untuk itu kami mendesak agar Kejaksaan Agung RI menyeret kembali Novel Baswedan ke ruang pengadilan," kata Koordinator Lapangan unjuk rasak GRIB, Faris, saat berorasi, Senin (31/12/2018).

"Karena hingga saat ini Novel Baswedan masih beraktivitas bebas di luar. Padahal ada nyawa orang lain yang sudah direnggut. Kejagung jangan biarkan teruduga pembunuh berkeliaran karena orang tak berdosa lainnya pun bisa terbunuh," kata Faris lagi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis Akui Tidak Mudah Mengungkap Kasus Novel Baswedan

GRIB juga mempertanyakan alasan Kejagung RI yang lemah dalam menangani kasus Novel.

Pasalnya hingga saat ini kasus belum dilanjutkan, padahal pihak keluarga korban telah memenangi gugatan praperadilan.

"Kejagung keliatannya lemah. Padahal keluarga korban sudah jelas-jelas menang praperadilan," tuturnya.

GRIB juga mendesak DPR RI agar menggunakan hak sebagai wakil rakyat ikut bersama rakyat mendesak Kejaksaan Agung RI kembali membuka kasus tersebut.

Kasus Novel Baswedan Diduga Jadi Bahan Kampanye Jatuhkan Jokowi

Lantaran keluarga korban dan rakyat menduga ada yang mengganjal dalam kasus pembunuhan yang diduga melibatkan Novel Baswedan. Terlebih keluarga korban sudah memenangkan praperadilan.

"Saat ini keluarga korban di Bengkulu dan GRIB secara masif meminta agar Novel Baswedan diseret ke pangadilan secepat mungkin ditahun baru nanti," katanya.

"DPR juga jangan hanya diam dengan kasus ini, tetapi segera bersuara minta Kejagung bongkar ulang kasus itu," kata Faris.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved