Brendan Rodger Akui Stres Berat Selama Melatih Liverpool

Rodgers menangani Liverpool selama tiga musim. Sayangnya ia gagal memberikan gelar apapun bagi The Reds.

Brendan Rodger Akui Stres Berat Selama Melatih Liverpool
Getty Image/Bola News
Brendan Rodgers 

BRENDAN Rodgers mengungkapkan cerita menarik usai dipecat Liverpool tiga tahun lalu.

Ternyata manajer asal Irlandia Utara itu mengalami stres berat selama dan seusai menangani The Reds.

Rodgers menangani Liverpool selama tiga musim. Sayangnya ia gagal memberikan gelar apapun bagi The Reds.

Prestasi terbaiknya hanya membawa Liverpool  finis di posisi kedua pada musim 2013/14. Akhirnya Rodgers pun dipecat Oktober 2015, 18 bulan usai menandatangani kontrak baru.

"Usai dipecat saya langsung berlibur ke Spanyol selama sepekan, lalu saya ke Dubai. Tetapi beberapa hari ke Dubai saya harus dilarikan ke rumah sakit," kata Rodgers seperti dilansir Liverpool Echo.

Bursa Bola Jakarta Unggulkan Manchester United

"Saya menjalani beberapa tes dan dokter bertanya soal kehidupan saya, pekerjaan dan keluarga. Mereka menganalisa dan mengungkapkan kalau tubuh saya stres dan mencapai puncaknya usai dipecat," lanjutnya.

Rodgers pun menyadari tekanan di Liverpool sangat berat. Apalagi tuntutan untuk meraih gelar datang setiap musimnya.

"Liverpool merupakan klub terbesar di dunia, bahkan saat Anda menang stres tetap datang. Kehidupan di sana seperti roller coaster," ucapnya.

"Itu sebabnya setelah dipecat saya mengambil waktu untuk beristirahat. Saya butuh mengisi energi menghadapi tantangan berikutnya," sambungnya lagi.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved