Benarkah Terompet Menularkan Penyakit Kanker Mulut?

Tahun baru identik dengan meniup terompet. Namun, ada sebagian masyarakat yang mulai ragu.

Benarkah Terompet Menularkan Penyakit Kanker Mulut?
Warta Kota/Nur Ichsan
Anton sedang menjajakan dagangannya berupa terompet yang terbuat dari kertas di Jalan Cadas - Kukun, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (20/12). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Tahun baru identik dengan meniup terompet. Namun, ada sebagian masyarakat yang mulai ragu.

Pasalnya ada isu yang beredar mengenai berbagai penyakit berbahaya termasuk kanker mulut, kanker lidah, kanker darah, hepatitis, Human Immunodeficiency Virus (HIV), Tuberculosis (TBC) dan penyakit-penyakit menular lain yang ditularkan melalui terompet.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Ari F Syam menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.

"Jika membaca informasi tersebut orang awampun sebenarnya sudah bisa mengambil kesimpulan bahwa berita tersebut tidak benar," ujar Prof Ari kepada Wartakotalive.com, Minggu (30/12/2018).

Ia mengatakan, kanker termasuk kanker mulut, lidah atau kanker darah tidak dapat menular dari satu orang ke orang lain.

"Betul memang penyebab dari kanker mulut disebabkan oleh virus yang kita namakan virus Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini memang bisa menyebabkan kanker lidah, kanker amandel atau kanker tenggorongan Tetapi penularan virus tersebut melalui mulut terutama melalui aktivitas seksual misalnya oral seks. Sedang penggunaan alat makan atau sedotan secara bersamaan tidak akan menularkan penyebaran virus tersebut," ujarnya.

Lalu bagaimana bila kita meniup terompet bekas orang yang terinfeksi virus tersebut?

Seperti diketahui, terompet sebelum kita beli pasti telah dicoba setidaknya oleh pembuat terompet atau calon pembeli yang lain.

"Orang yang meniup terompet habis ditiup oleh orang yang terinfeksi virus ini tidak dapat tertular infeksi tersebut. Begitu pula penularan virus HIV penularan juga tidak mudah harus melalui hubungan seksual, jarum suntik, atau komponen darah yang ditansfusi dari satu pasien ke pasien lain," kata Prof Ari.

Lalu bagaimana seputar info penularan kuman TBC melalui terompet?

Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved