Polri Waspadai Hoax di Tahun Politik

Kasubdit Keamanan Khusus Intelkam Polri Kombes Pol Ratno Kuncoro, mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dalam memilah informasi di media sosial.

Polri Waspadai Hoax di Tahun Politik
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kasubdit Keamanan Khusus Intelkam Polri Kombes Pol Ratno Kuncoro saat berbicara dalam diskusi bertajuk Tutup Tahun, Tutup Hoax di Warung Upnormal Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018) malam. 

KASUBDIT Keamanan Khusus Intelkam Polri Kombes Pol Ratno Kuncoro, mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dalam memilah informasi di media sosial.

Bisa jadi, informasi yang beredar adalah informasi palsu atau hoax yang dilakukan dengan tujuan tertentu.

"Hoax bisa menimbulkan konflik sosial di masyarakat. Masyarakat harusnya bisa memilah informasi yang beredar dan mencari fakta dari sumber resmi, jangan mudah percaya," ungkapnya dalam diskusi bertajuk Tutup Tahun, Tutup Hoax di Warung Upnormal Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018) malam

Kombes Ratno menegaskan, Polri akan menindak tegas pelaku produsen maupun penyebar hoax yang berpotensi memecahbelah bangsa. Terlebih, di tahun politik ini dimana terdapat dua kubu yang saling berbeda dukungan.

"Ini pasalnya jelas dan polisi tidak akan main-main (dalam melakukan penindakan) supaya bangsa kita harus tetap utuh, tidak terkoyak seperti negara lain seperti Suriah," katanya.

Ia menambahkan, penyebaran hoax dilakukan berbagai lapisan masyarakat dengan beragam profesi.

"Dari beberapa pelaku hoax yang kami tangkap, motifnya ada banyak. Ada yang sengaja ingin memperkeruh situasi. Adapula yang motifnya ekonomi, mereka ingin mendapat imbalan atas hoax yang mereka bikin dan sebar," ungkapnya.

Ratno menceritakan, bagaimana Polri menanganai Muslim Cuber Army (MCA), di mana Kombes Ratno terlibat dalam penanganan masalah tersebut.

"Dari sembilan pelaku, awalnya delapan orang tertangkap. Satu orang tertangkap kemudian di Korea Selatan. Dia bekerja di sana," tutur Ratno.

Setelah mereka tertangkap dan dikumpulkan di Mabes Polri, ketahuan bahwa mereka sudah kenal melalui jaringan media sosial, tapi baru pertama kali itu itu mereka bertatap muka.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved