Anggota LSM Ancam Pejabat Pemkot Depok Lewat Video karena Minta Rp 24 Juta Tak Dipenuhi

Dia melakukan pengancaman kepada seseorang bernama Citra yang diduga pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Depok.

Anggota LSM Ancam Pejabat Pemkot Depok Lewat Video karena Minta Rp 24 Juta Tak Dipenuhi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Orang ini melakukan pengancaman kepada seseorang bernama Citra yang diduga pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Depok. 

Tayangan video berdurasi sekitar 10 detik berisi ancaman kepada salah seorang pejabat Pemkot Depok, dari seorang pria yang diduga adalah anggota LSM Kobarkan dari Tangerang Selatan (Tangsel) bernama Ibnu, beredar di grup WhatsApp (WA) wartawan di Depok dan di grup WA para pejabat di Depok.

Dalam video itu, sang pria yang mengenakan kemeja batik dan sedang menyetir mobil melakukan pengancaman kepada seseorang bernama Citra yang diduga pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Depok.

"Bu Citra, fight kita besok pagi. Elu apa gw yang masuk penjara. Berangkat semua," teriaknya dengan nada tinggi dan mata melotot.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Depok, Citra Indah Yulianti mengaku sudah mengetahui mengenai video itu, bahkan dikirim langsung oleh orang yang bersangkutan ke dirinya lewat pesan WA.

Menurut Citra ia memang mengenal orang tersebut yakni Ibnu, anggota LSM Kobarkan dari Tangsel.

"Dia mengancam saya. Bukan hanya lewat video bahkan sudah sering lewat pesan WA. Saya simpan semuanya," kata Citra kepada Warta Kota, Kamis (27/12/2018).

Menurutnya si pengancam akan melaporkan dirinya ke Polda Metro Jaya soal adanya penyalahgunaan anggaran, jika tidak diberi uang yang diminta.

"Dia minta 24 Juta lewat pesan WA. Jika tidak ia bilang akan laporkan saya ke Polda. Saya bilang silahkan saja," kata Citra.

Menurut Citra, orang tersebut juga kerap mengancam UPT-UPT di Dinas PUPR Depok dengan membawa-bawa aparat Polda Metro Jaya.

Ia mengancam akan melaporkan UPT-UPT Dinas PUPR ke Polda Metro Jaya. "Kalau saya juga diancam akan dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena pekerjaan nggak becus. Padahal, pekerjaan belum beres, pencairan belum dilakukan, belum ada pemeriksaan Inspektorat dan BPK, sudah dibilang salah. Ini aneh, apalagi dia juga minta uanh, sepeti pemerasan," kata Citra.

Menurut Citra ia sudah menginformasikan soal ancaman yang dilakukan Ibnu ke dirinya itu ke Polres Depok. "Tapi belum laporan resmi. Baru menginformasikan saja," kata Citra.

Sementara itu Ketua LSM Kapok Depok, Kasno mengecam aksi pengancaman yang dilakukan Ibnu lewat video yang beredar itu.

"Apalagi dia LSM dari luar Depok. Jangan kayak banci beraninya mengancam pejabat Pemkot Depok, apalagi yang diancam perempuan. Kalau memang benar dan gentle tidak usah ancam mengancam tapi lapor saja ke aparat berwenang atau penegak hukum," kata Kasno.

Kasno juga membuat video balasan yang menantang Ibnu agar menghadapi dirinya, karena sudah berani mengancam pejabat Pemkot Depok serta diduga memerasnya. (bum)

FC: screen shoot video oknum LSM tangsel yang mengancam pejabat Pemkot Depok.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved