Diduga Keroyok Anggota Brimob, 13 Oknum Anggota Ormas Diciduk Polisi

Dari ketiga belas oknum anggota ormas itu, polisi masih mendalami siapa saja yang terlibat dan peran masing-masing dalam menganiaya Ipda Ishak.

Diduga Keroyok Anggota Brimob, 13 Oknum Anggota Ormas Diciduk Polisi
Tribunnews.com
Ilustrasi pelaku kriminal diborgol. 

Depok, Warta Kota -- Polisi mengamankan sebanyak 13 orang oknum anggota organisasi masyarakat (ormas) Badan Pembina Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten, yang diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang anggota Brimob yakni Inspektur Dua Ishak di Jalan Juanda, Depok, Jawa Barat, Selasa (25/12) malam.

Dari ketiga belas oknum anggota ormas itu, polisi masih mendalami siapa saja yang terlibat dan peran masing-masing dalam menganiaya Ipda Ishak.

"Kami sudah lakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan 13 orang anggota ormas yang diduga terlibat. Masih didalami penyidik peran masing-masing dari mereka," kata Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (26/12/2018).

Ia memastikan ke 13 anggota ormas itu kini diamankan di Mapolresta Depok.

Jika terbukti melakukan pengeroyokan mereka diancam Pasal 170 KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.

Seperti diketahui seorang anggota Brimob yakni Inspektur Dua Ishak diduga dikeroyok oknum anggota organisasi masyarakat Badan Pembina Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten, di Jalan Juanda, Depok, Jawa Barat, Selasa (25/12) malam kemarin sekira pukul 17.00.

Kejadian diduga dipicu lantaran sejumlah oknun ormas tak terima ditegur oleh Ipda Ishak saat mereka meminta sumbangan kepada pengguna jalan hingga menyebabkan kemacetan parah.

"Kejadian tersebut diduga terjadi dikarenakan Ipda Ishak memberitahukan agar jangan kendaraan diberhentikan terlalu lama bergantian dengan pengguna jalan lainnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (26/12).

Namun, karena tak terima ditegur demikian, beberapa oknum ormas malah marah dan menendangi mobil korban. Ipda Ishak sempat berkata dia adalah anggota kepolisian, tapi bukannya berhenti, para pelaku yang membawa kardus bertuliskan 'bantuan untuk korban tsunami Banten' itu malah semakin menjadi.

"Tetapi ormas (BPPKB Banten) langsung meludah dan merobek baju Ipda Ishak," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved