Sampah

Bekasi Kesulitan Perluas TPA Burangkeng karena Terbentur Peraturan Daerah No 12 Tahun 2011

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, telah melebihi kapasitas.

Bekasi Kesulitan Perluas TPA Burangkeng karena Terbentur Peraturan Daerah No 12 Tahun 2011
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi masyarakat mencari rezeki di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI --- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi,  telah melebihi kapasitas.

Bahkan tumpukan sampah sudah menjulang hingga ketinggian 30 meter dari permukaan tanah.

Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Suprianto mengatakan, rencana perluasan TPA masih terkendala.

Pasalnya, belum dilakukannya revisi atas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di wilayah setempat.

Menurut dia, dibutuhkan organisasi perangkat daerah (OPD) lain dalam mengubah RTRW tersebut.

"Kalau Tata Ruang sudah diubah bisa saja ada penataan dan perluasan lahan baru," kata Dodi pada Rabu (26/12/2018).

Pemerintah Kota Bekasi Mengusulkan Gerbang Tol di Sekitar TPA Burangkengke ke Jasa Marga

Untuk meminimalisir tumpukan sampah, kata Dodi Agus Suprianto, pihaknya melakukan pemerataan di atas puncak gundukan sampah memakai alat berat.

Sejauh ini pemerintah daerah tidak akan kerjasama dengan pihak ketiga agar menjadi industrialisasi sampah. Alasannya, kerjasama itu malah akan menambah beban keuangan daerah.

"Kita juga harus mengeluarkan uang, karena tidak ada yang gratis dalam pengelolaan energi sampah," ujarnya.

Dia menjelaskan, usia TPA Burangkeng sudah mencapai 22 tahun dan hanya memiliki luas sekitar 11,8 hektar.

Warga Bantar Gebang Malah Minta Kenaikan Uang Bau Saat Anies dan Pepen Bertemu

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved