BPJS Kesehatan Sosialisasikan Mobile JKN Sebelum Jam Pelayanan Dimulai

Sosialisasi Mobile JKN yang dilakukan sebelum jam pelayanan dimulai merupakan suatu cara persuasif.

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Mobile JKN Sebelum Jam Pelayanan Dimulai
Istimewa
ILUSTRASI BPJS Kesehatan. Bayi baru lahir wajib didaftarkan ikut Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). 

Demi meningkatkan jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang mengunduh dan menggunakan aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Selatan menggunakan teknik jemput bola dengan mensosialisasikan aplikasi tersebut kepada peserta setiap hari sebelum jam pelayanan dimulai.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Selatan, Sudarto KS. Sudarto mengatakan, sosialisasi Mobile JKN yang dilakukan sebelum jam pelayanan dimulai merupakan suatu cara persuasif untuk mengajak peserta agar mau mengunduh dan menggunakan aplikasi Mobile JKN.

“Dengan cara ini, kami berharap peserta yang sedang menunggu jam pelayanan akan terinformasikan secara lengkap mengenai aplikasi Mobile JKN lalu kemudian mau mengunduh dan akhirnya menggunakan aplikasi ini. Nantinya, peserta tidak perlu lagi harus datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan beberapa perubahan data, cukup menggunakan aplikasi Mobile JKN saja," papar Sudarto, Jumat (21/12/2018).

Sudarto menambahkan, sosialisasi Mobile JKN sangat penting mengingat manfaat yang akan diperoleh peserta jika mengunduh aplikasi Mobile JKN.

“Aplikasi Mobile JKN ini bisa dikatakan aplikasi wajib peserta JKN-KIS. seluruh menu yang ada pastinya akan sangat berguna bagi peserta, diantaranya menu ubah peserta. Peserta dapat mengganti fasilitas kesehatan (faskes) hanya dengan menggunakan smartphonenya saja. Dan ada juga menu KIS Digital. Dengan menu ini, peserta tidak perlu lagi harus membawa kartu KIS fisik untuk berobat,” lanjut Sudarto.

Desfauzi, selaku Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta. Desfauzi mengatakan, kantor cabang telah menyediakan berbagai fasilitas yang memudahkan peserta untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi Mobile JKN.

“Peserta JKN-KIS tidak hanya diinformasikan mengenai aplikasi Mobile JKN, tetapi juga kami sediakan jaringan hotspot wifi serta ada anjungan Mobile JKN yang bisa dikunjungi setelah sosialisasi dilakukan. Kami pastikan akan membantu sampai peserta berhasil menggunakan aplikasi tersebut," ujar Desfauzi.

Kegiatan sosialisasi Mobile JKN ini disambut positif oleh salah satu peserta yang hadir, yaitu Syamsudin. Syamsudin yang awalnya datang untuk mengganti faskes pun mengurungkan niatnya setelah disosialisasikan petugas mengenai aplikasi Mobile JKN

“Awalnya saya datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mengubah faskes. Karena mendengar jam bukanya pukul 08.00, saya datang setengah jam sebelumnya. Ternyata ada sosialisasi aplikasi Mobile JKN oleh petugas. Saya mendengarkan dengan seksama dan saya pun minta dibantu untuk memasang aplikasi Mobile JKN. Ternyata, aplikasi ini mudah digunakan dan saya juga tidak perlu lagi bolak-balik datang ke kantor BPJS kesehatan,” ujar Syamsudin.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved