Tsunami Pantai Anyer

PMI Depok Siaga Tuk Kirim Relawan Bantu Bencana Tsunami Pantai Anyer

Kesiagaan dilakukan jika sewaktu-waktu dibutuhkan sejumlah relawan PMI Depok dalam membantu penanganan korban bencana tsunami di sana.

PMI Depok Siaga Tuk Kirim Relawan Bantu Bencana Tsunami Pantai Anyer
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok mengirimkan 5 orang relawannya ke Pantai Pakis Jaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk membantu evakuasi jenasah korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Senin (29/10) pagi tadi. Pelepasan lima personel relawan PMI Kota Depok dilakukan langsung oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad didampingi Ketua PMI Kota Depok Dudi Miraz dari Balai Kota Depok, Senin (29/10/2018) sore. 

Depok, Warta Kota -- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok saat ini siaga atau stand by menunggu perkembangan terkait penanganan korban dalam bencana tsunami selat sunda yang menerjang pantai di Banten, Sabtu (22/12/2018) malam.

Kesiagaan dilakukan jika sewaktu-waktu dibutuhkan sejumlah relawan PMI Depok dalam membantu penanganan korban bencana tsunami di sana.

Hal itu dikatakan Ketua PMI Kota Depok Dudi Miraz kepada Warta Kota, Minggu (23/12/2018).

"Kami terus berkordinasi dan sedang menunggu info dari BPPD Provinsi Banten dan PMI Kabupaten Pandeglang. Namun intinya Tim PMI Depok siap dan stand by selalu atau siaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan relawan untuk dikirim ke sana," kata Dudi.

Sementara terkait mengenai adanya warga Depok yang menjadi korban saat tsunami menerjang pantai di Banten, Dudi Miraz mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan inventarisasi dan pendataan oleh petugas di Posko Bencana di Kabupaten Serang.

"Pendataan secara menyeluruh masih dilakukan. Sampai Minggu pukul 11.35 tadi terdata ada 126 orang meninggal dunia, 624 luka ringan dan berat serta 4 orang hilang. Ini masih data sementara dan bisa saja bertambah," katanya.

Sebelumnya Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad mengucapkan turut berduka cita dan berbelasungkawa atas musibah tsunami yang terjadi di pantai Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018) malam.

Karenanya ia mengajak seluruh warga Depok mendoakan mereka yang menjadi korban serta agar keluarga yanh ditinggalkan mendapatkan ketabahan.

"Saya pribadi turut berduka cita atas tsunami yang melanda pantai banten dan lampung pada Sabtu malam. Semoga Allah SWT memberi kekuatan dan ketabahan bagi saudara-saudara kita yang terkena musibah tersebut," kata Idris saat acara 'Bocah Depok Ngumpul Lagi' di halaman Balai Kota Depok, Minggu (23/12/2018).

Ucapan belasungkawa dan turut berduka itu disampaikan pula oleh Idris di akun media sosial miliknya.

"Pray for Banten and Lampung. Semoga Allaw SWT memberikan ketabahan dan kekuatan bagi saudara-saudara kita di Banten dan Lampung," kata Idris.

Mengenai apakah akan ada bantuan relawan dari Depok yang akan dikirim ke wilayah yang terkena tsunami untuk membantu mencari dan mengevakuasi korban hilang, Idris mengaku PMI Depok tengah berkordinasi dengan pihak terkait apakah hal itu diperlukan atau tidak.

"Jika diperlukan tentunya tim relawan PMI Depok akan siap turun ke sana," kata Idris.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved