Warga Khawatir Tahun 2019 Pemagaran Pasar Cisalak Dianggarkan Lagi

Warga mengaku masih khawatir pemagaran area Pasar Cisalak akan dilakukan atau dianggarkan lagi pada 2019 mendatang.

Warga Khawatir Tahun 2019 Pemagaran Pasar Cisalak Dianggarkan Lagi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Konsiliasi terkait pemagaran area Pasar Cisalak oleh Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, dengan mempertemukan Disdagin Depok dan warga sekitar area Pasar Cisalak hingga menghasilkan pembatalan pemagaran area pasar Cisalak. 

Depok, Warta Kota -- Meski saat ini warga sekitar area Pasar Cisalak mengaku senang dan lega karena dibatalkannya pemagaran area Pasar Cisalak, namun warga mengaku masih khawatir pemagaran area Pasar Cisalak akan dilakukan atau dianggarkan lagi pada 2019 mendatang.

Sebab dalam klausul atau poin pertama hasil konsiliasi yang digelar Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya dengan mempertemukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok dan warga sekitar area pasar Cisalak disebutkan bahwa Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok serta warga RT 2, RT 3 di RW 6 Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Depok, menyatakan tidak akan ada pemagaran tembok di area Pasar Cisalak di tahun anggaran 2018.

"Karena poin pertama itu dikatakan pemagaran tidak akan ada di tahun anggaran 2018, maka bisa saja pemagaran kembali dianggarkan tahun 2019 mendatang," kata Daniel Engsin, kordinator warga sekitar pasar Cisalak yang menolak pemagaran kepada Warta Kota, Jumat (21/12/2018).

Namun intinya kata Daniel, saat ini untuk sementara warga bisa lega dengan dibatalkannya pemagaran Pasar Cisalak. "Sehingga kami dan banyak kaum ibu di sini tidak harus berjaga-berjaga lagi setiap malam di posko, untuk menghentikan upaya pemagaran yang dilakukan Pemkot Depok," kata dia.

Sementara itu, Ujang Romli, perwakilan warga yang menghadiri konsiliasi di Kantor Ombudsman, mengatakan hasil konsiliasi yang menyatakan Pemagaran area pasar dihentikan pada tahun anggaran 2018 ini dapat diterima warga dengan rasa senang dan lega.

"Warga dapat menerima, apalagi pemagaran hanya bisa dapat dilakukan sebelum adanya kesepakatan dengan warga. Sebab sampai kapanpun warga gak akan pernah sepakat atas pemagaran," kata Ujang, Jumat (21/12/2018).

Ia berharap ke depan tidak ada lagi inisiatif dan rencana Disdagin Depok untuk memagar area Pasar Cisalak hingga menutup akses jalan warga.

"Karena warga akan selalu menolaknya," kata Ujang yang juga Sekertaris RT 3/6, Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Depok.

Menurut Ujang dalam konsiliasi bersama Disdagin Depok yang digelar Ombudsman di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018), perwakilan warga yang hadir ada 9 orang.

"Namun hanya 4 orang termasuk saya yang boleh ikut rapat konsiliasi. Dan kami senang karena hasil konsiliasi akhirnya pemagaran pasar dihentikan untuk tahun anggaran 2018 ini. Semoga ke depan tidak ada inisiatif atau penganggaran lagi untuk pemagaran ini," kata Ujang.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved