Kritik Kebijakan AS tentang Perubahan Iklim, Spesies Amphibi Baru Nyaris Punah Dinamai Donald Trump

Temuan sesies baru amphibi diberi nama sama seperti presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kelakuan keduanya dikatakan mirip.

Kritik Kebijakan AS tentang Perubahan Iklim, Spesies Amphibi Baru Nyaris Punah Dinamai Donald Trump
istimewa
Sebuah perusahaan bangunan berkelanjutan yang berbasis di London menambahkan wig pirang ke gambar spesies amfibi baru yang dinamai, Dermophis donaldtrumpi, seperti nama Donald Trump. 

Spesies amfibi baru berwujud cacing yang hidup di bawah tanah baru saja ditemukan.

Menariknya, spesies ini diberi nama seperti Presiden AS, Donald Trump, gara-gara pernyataannya tentang perubahan iklim belum lama ini.

Spesies itu diberi nama Dermophis donaldtrumpi oleh Aidan Bell, seorang CEO perusahaan EnviroBuil, setelah memenangkan lelang untuk mendapat hak istimewa tersebut.

Bell menawar harga tertinggi, yakni 25.000 dollar AS atau setara 362.575.000 rupiah.

Dengan memberi nama spesies itu seperti nama Trump, ia berharap dapat meningkatkan kesadaran manusia tentang perubahan iklim.

"(Dermophis donaldtrumpi) sangat rentan terhadap perubahan iklim dan karena itu ia sangat terancam punah sebagai akibat langsung dari kebijakan yang mengatasnamakan iklim," ujar Aiden Bell dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC, Rabu (19/12/2018).

Amfibi berwujud cacing dengan warna abu-abu mengkilat itu buta, hidup di bawah tanah, dan menggali pasir dengan kepalanya.

Bell pun membandingkan hal itu dengan sikap Trump yang menyangkal perubahan iklim.

"Perilakunya ini seperti Donald Trump yang menghindari konsensus ilmiah bahwa perubahan iklim terjadi akibat ulah manusia," tulisnya.

Para ilmuwan terkemuka di seluruh dunia sepakat bahwa penyebab utama perubahan iklim adalah manusia.

Halaman
12
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved