Jurnalis Arab Saudi Hilang

Diduga, Rencana Donald Trump Tarik Pasukan AS di Suriah akibat Kasus Jamal Khashoggi

KASUS pembunuhan Jamal Khashoggi diduga menjadi pertimbangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menarik pasukan dari Suriah.

Diduga, Rencana Donald Trump Tarik Pasukan AS di Suriah akibat Kasus Jamal Khashoggi
politicoscope.com
PRESIDEN AS Donald Trump, Jurnalis Jamal Khashoggi bersama tunangannya Hatice Cengiz, dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) 

KASUS pembunuhan Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi, diduga menjadi pertimbangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menarik pasukan dari Suriah.

Jurnalis Al Jazeera Alan Fisher mengutip pejabat anonim AS bahwa Trump telah memberi tahu rencananya soal penarikan pasukan itu kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

"Kepada Erdogan, presiden mengatakan bahwa penarikan itu merupakan keputusannya sendiri tanpa mendiskusikannya," kata pejabat itu seperti dilansir Kamis (20/12/2018).

Donald Trump Klaim Kalahkan ISIS, Pasukan AS Bakal Ditarik dari Suriah

Menhan Inggris Bantah Klaim Donald Trump soal ISIS Kalah di Suriah

Washington bersikukuh tidak ada negosiasi antara Erdogan dan Trump. Namun anggota Kongres maupun Senat AS yakin ada benang merah antara percakapan itu ke keputusan Trump.

"Mereka meyakini, Trump melakukannya supaya Turki paling tidak mengendurkan tekanannya kepada Saudi terkait kematian Khashoggi," terang Fisher.

Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober di Konsulat Saudi di Istanbul saat mengurus dokumen pernikahan dengan tunangannya, Hatice Cengiz.

Sumber penyelidik Turki menerangkan setelah dibunuh, jenazah Khashoggi kemudian dimutilasi dan dilenyapkan menggunakan cairan asam.

Selama ini, pemerintah Turki baik melalui Erdogan maupun para menterinya mendesak Riyadh agar menyerahkan pelaku pembunuhan Khashoggi supaya diadili di Istanbul.

Perintah MBS

Sejumlah politisi di Senat AS meyakini perintah untuk membunuh jurnalis 59 tahun itu datang dari Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS).

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved