Besok, Ombudsman Akan Tentukan Soal Pemagaran Pasar Cisalak yang Ditolak Warga

Jika pemagaran dianggap menyalahi prosedur dan ada maladministrasi, maka Ombudsman akan merekomendasikan untuk membatalkan pemagaran Pasar Cisalak.

Besok, Ombudsman Akan Tentukan Soal Pemagaran Pasar Cisalak yang Ditolak Warga
Warta Kota
Tim Ombudsman mendatangi lokasi area Pasar Cisalak terkait rencana pemagaran area pasar yang ditolak warga sekitar karena dianggap akan mengisolir rumah dan tempat usaha warga. 

TERKAIT dugaan ada tidaknya kesalahan prosedur atau maladministrasi yang dilakukan Pemkot Depok dalam proyek pengerjaan pemagaran area Pasar Cisalak, Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya diprediksi sudah akan bisa memutuskannya Jumat (21/12/2018).

Hal itu setelah nantinya Ombudsman menggelar pertemuan konsiliasi dengan warga sekitar area Pasar Cisalak yang menolak pemagaran dan pihak Pemkot Depok dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Jumat.

"Besok setelah konsiliasi antara kedua pihak dilakukan atau kami pertemukan dengan alasan masing-masing, kami akan dapat tentukan apakah ada kesalahan prosedur atau maladministrasi dalam pemagaran area Pasar Cisalak ini," kata Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho, kepada wartawan, Kamis (20/12/2018).

Jika pemagaran dianggap menyalahi prosedur dan ada maladministrasi di sana, maka Ombudsman akan merekomendasikan untuk membatalkan pemagaran dan Pemkot Depok diharapkan menerimanya.

"Jika sebaliknya pemagaran dapat dilanjutkan," kata dia.

Atau kata dia bisa juga ada beberapa hal yang bisa disepakati sebagian atau sepenuhnya sehingga pemagaran dapat dilakukan sebagian atau sepenuhnya juga.

Sebelumnya kata Teguh, Ombudsman sudah melakukan verifikasi pengumpulan data dari warga dan Disdagin Depok terkait dugaan adanya maladministrasi yang dilakukan Pemkot Depok dalam proyek pemagaran area Pasar Cisalak senilai Rp 1,5 Miliar lebih itu.

Verifikasi ini kata Teguh dilakukan setelah pihaknya mengumpulkan data lapangan usai tim melakukan inspeksi ke lokasi area Pasar Cisalak yang akan dipagar.

"Kami sudah kumpulkan bukti awal berupa data lapangan juga dengan meminta dokumen dari pihak warga dan Pemkot Depok. Ini untuk mengecek klaim masing-masing pihak," kata Teguh.

Menurutnya inspeksi tim Ombudsman ke lokasi area pasar pada Rabu (12/12/2018) lalu, karena dalam rapat pembahasan atau mediasi yang digelar Jumat (7/12/2018), bersama warga dan Pemkot Depok terjadi deadlock.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved