Dibantah dan Dihina, Paman Tikam Keponakan Hingga Tewas

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Purwadi mengatakan, korban ditusuk pelaku di bagian paha dan perutnya.

Dibantah dan Dihina, Paman Tikam Keponakan Hingga Tewas
Tribunnews.com
Ilustrasi 

RUDY Edward Tehupeiory (43) tega menghabisi nyawa keponakannya sendiri, Learsi Axel Wattimena (23). Learsi tewas setelah sekujur tubuhnya ditikam pelaku.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Purwadi mengatakan, korban ditusuk pelaku di bagian paha dan perutnya.

"Pelaku menggunakan pisau dapur lalu menusuk perut korban satu kali, dan menusuk paha kanan dan kiri, sehingga korban terkapar bersimpah darah hingga meninggal di Rumah Sakit PGI Cikini," kata Purwadi di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Mitra Kukar Degradasi, Rahmad Darmawan Sekolah Lagi

Ia melanjutkan, peristiwa ini terjadi di rumah keluarga pelaku yang berada di Kramat Raya, tepatnya di dekat RM Simpang Raya, Rabu (12/12/2018) lalu. Kejadian bermula ketika korban meletakkan piring sisa makanannya di lantai kamar milik ibu Edward.

"Pelaku langsung menegur korban untuk memindahkan piring ke dapur. Namun, dijawab korban dengan nada kasar," ujar Purwadi.

Bukannya menuruti perkataan pamannya, Learsi malah ngeyel dan mengajak pamannya ribut dengan menyebut kata-kata kasar yang tak pantas disebutkan.

Satu-satunya Pemain yang Rasakan Juara pada 2001 dan 2018, Masa Depan Bepe di Persija Belum Jelas

"Mendengar perkataan korban, pelaku langsung mengambil pisau dari dalam dapur, lalu menusukkannye ke perut dan bagian pahanya," papar Purwadi.

Learsi pun langsung terkapar. Sedangkan Edward langsung dilerai oleh beberapa saksi di sana.

"Korban langsung dibawa ke RS PGI Cikini dan meninggal setelah mendapat perawatan," terang mantan Kapolsek Legok ini.

Edward mengaku emosi sehingga tega membunuh keponakannya sendiri. Akibat perbuatannya, Edward yang pernah bekerja sebagai pelaut ini dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman kurungan di atas lima tahun. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved