The Jak

Persija Jakarta Didenda 245 Juta Rupiah karena Flare dan Pelemparan Botol

Persebaya Surabaya dan PSM Makassar menjadi klub yang mendapatkan denda terbesar, yakni Rp300 juta.

Persija Jakarta Didenda 245 Juta Rupiah karena Flare dan Pelemparan Botol
Feri Setiawan/Super Ball
Laga Persija kontra Mitra Kukar 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (9/12/2018). (Super Ball/Feri Setiawan) 

PERSIJA Jakarta didenda sebesar Rp245 juta karena suporter menyalakan flare di laga kontra Mitra Kukar.

Suporter juga melakukan pelemparan botol di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 9 Desember 2018 sehingga PSSI memberikan sanksi.

Ini merupakan hasil rapat yang digelar Komite Disiplin (Komdis) PSSI pada 13 Desember 2018. Semua sanksi yang diberikan kali ini adalah berupa denda kepada klub yang terhukum.

Dari daftar sanksi yang dirilis situs resmi PSSI, terdapat tiga klub Liga 1 yang harus menerima kenyataan pahit terkena hukuman denda hingga ratusan juta rupiah. Jenis pelanggarannya pun hampir sama.

Persebaya Surabaya dan PSM Makassar menjadi klub yang mendapatkan denda terbesar, yakni Rp300 juta.

Kedua klub dihukum lantaran adanya pelanggaran penyalaan flare yang mengakibatkan pertandingan terhenti serta masuknya penonton ke dalam lapangan.

Klub Liga 1 lainnya yang terkena denda dari komdis adalah Madura United, Persela Lamongan, Borneo FC, dan PS TIRA.

Namun jumlah denda yang harus mereka bayar tidak sebesar tiga klub yang sudah disebutkan sebelumnya.

Berikut hasil sidang Komite Disiplin PSSI, tanggal 13 Desember 2018:

Madura United
- Nama kompetisi: Liga 1 2018
- Pertandingan: Madura United vs Persela Lamongan
- Tanggal kejadian: 8 Desember 2018
- Jenis pelanggaran: Penyalaan flare
- Hukuman: Denda Rp. 75.000.000

Halaman
12
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved