Pengerjaan Pengaspalan dan Pelebaran Jalan Akses FO UI Depok, Asal-asalan

Pengaspalan dengan hotmix mulai dilakukan di ruas jalan sepanjang sekitar 100 meter dari Pos Polisi FO UI sampai ke ujung Jalan Margonda.

Pengerjaan Pengaspalan dan Pelebaran Jalan Akses FO UI Depok, Asal-asalan
Warta Kota
Pengerjaan pembangunan dan pelajaran Jalan Akses FO UI yang terkesan asal jadi. Selain itu sejumlah kanstin jalan menggunakan material bekas, meski dana yang dikucurkan cukup besar dalam proyek ini yakni senilai Rp 2,8 miliar. 

Pengerjaan pembangunan dan pelebaran Jalan Akses Fly Over (FO) Universitas Indonesia (UI), Depok, yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan memasuki tahap pengaspalan dengan hotmix, Selasa (18/12/2018) dinihari, dilakukan asal-asalan atau asal jadi.

Padahal dana angaran yang dikucurkan dari dana bantuan keuangan Pemprov DKI untuk proyek ini cukup besar, yakni senilai Rp 2,8 miliar.

Bahkan untuk kanstin jalan dari arah Pos Polisi Akses FO UI ke arah Kelapa Dua, seluruhnya tampak menggunakan material bekas dan bukan material baru.

Pantauan Warta Kota, Selasa dini hari, pengaspalan dengan hotmix mulai dilakukan di ruas jalan sepanjang sekitar 100 meter dari Pos Polisi FO UI sampai ke ujung Jalan Margonda, arah ke Depok.

Sebelum pengaspalan dilakukan, idealnya ruas jalan mesti disiram dengan lapisan resap pengikat berupa aspal cair secara menyeluruh di ruas jalan yang akan diaspal.

Namun yang terjadi penyiraman lapisan resap pengikat tampak tidak maksimal atau tidak menyeluruh ke semua bagian ruas jalan. Banyak titik dan bagian jalan yang tidak terkena penyiraman lapisan resap pengikat ini.

Selain itu, semestinya setelah laporan resap pengikat disiramkan ke ruas jalan mesti ditunggu beberapa jam sebelum pengaspalan dilakukan.

Namun yang terjadi, pada pengerjaan yang dilakukan PT Syaira Mahadaya Abadi ini, pengaspalan langsung dilakukan saat lapisan resap pengikat diberikan.

Dengan tidak maksimalnya penyiraman lapisan resap pengikat ini bisa dipastikan kualitas jalan yang dihasilkan akan jauh dari harapan.

Selain itu kanstin jalan atau beton cetak untuk sisi jalan yang dipasang di ruas jalan dari arah Pos Polisi ke arah Kelapa Dua, juga tampak menggunakan material bekas pakai sebelumnya dan bukan material baru. Padahal dana anggaran untuk proyek ini mencapai hampir Rp 3 Miliar.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved