Farhat Abbas Nilai Poligami Sebenarnya Kepentingan Wanita

Farhat Abbas menilai pernyataan Grace Natalie dapat merugikan calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi).

Farhat Abbas Nilai Poligami Sebenarnya Kepentingan Wanita
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa Farhat Abbas, ditemui di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta, Senin (17/12/2018). 

FARHAT Abbas, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, berbeda pandangan soal larangan poligami yang diserukan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie.

Farhat Abbas menilai pernyataan Grace Natalie dapat merugikan calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi).

"Pernyataan-pernyataan Ketua Umum PSI ini merugikan Jokowi. Jadi seolah-olah nanti Pak Jokowi melarang poligami," ujar Farhat Abbas ditemui di Balai Kartini, Semanggi, Jakarta, Senin (17/12/2018).

Farhat Abbas: Anti Poligami Berarti Anti Islam

Artis sekaligus advokat itu beranggapan, apa yang diperjuangkan PSI soal pelarangan poligami sama saja tidak menghargai pluralisme di Indonesia. Dirinya pun berpandangan bahwa poligami bukanlah kepentingan laki-laki.

"Poligami itu sebenarnya kepentingan wanita, jangan dibalik. Jangan dipikirin bahwa laki-laki ingin punya istri dua, tapi banyak wanita yang mau jadi istri kedua, ketiga, dengan alasan ekonomi," kata caleg PKB itu.

Oleh karena itu, dia meminta PSI dikeluarkan dari Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Marko Simic: Saya Tercipta untuk Persija

"Kalau masuk ke parlemen merevisi UU Perkawinan. Kalau PSI tidak setuju berarti dia tidak menghargai pluralisme dalam beragama di Indonesia," tuturnya.

"Oleh karena itu, sebagai juru bicara TKN saya tidak pernah dicopot, dan PSI pernah mengatakan saya bukan juru bicara. Tapi atas nama caleg DPR RI PKB yang hari ini bertemu Pak Jokowi, saya meminta PSI dikeluarkan dari koalisi, mengganggu saat saya kampanyekan Pak Jokowi," tegasnya. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved