Unsur Natural Jadi Tren Penghujung Tahun

Memasuki penghujung tahun, merek sepatu Noche menghadirkan koleksi terbarunya dengan tema Rawness.

Unsur Natural Jadi Tren Penghujung Tahun
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Memasuki penghujung tahun, merek sepatu Noche menghadirkan koleksi terbarunya. Mengangkat tema Rawness, Noche mengadaptasi tren dunia dengan koleksi autumn/winter 2018. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Memasuki penghujung tahun, merek sepatu Noche menghadirkan koleksi terbarunya.

Mengangkat tema Rawness, Noche mengadaptasi tren dunia dengan koleksi autumn/winter 2018.

"Kami terinspirasi dari natural dan kebumian dengan membawa print-print animal menggunakan kulit buaya, macan, dan leopard. Kami ingin merayakan the beauty and the natural world karena sekarang ini sudah banyak wanita-wanita yang hidup natural," kata Elizabeth Paramitha, Brand Manager Noche, saat peluncuran Rawness beberapa waktu lalu.

Filosofi dari pengambilan tema yang dilakukan oleh Noche merujuk pada koleksi sepatu yang kebanyakan untuk para wanita urban yang percaya diri, menghargai kecantikan alaminya dengan tidak khawatir untuk meng-embrace apa yang mereka miliki.

"Pada koleksi kali ini Noche hadir dengan rangkaian koleksinya mulai dari heels, loafers, flatshoes, sandals, hingga boots yang cocok untuk occasion apa pun," tuturnya.

Elizabeth mengatakan, Noche selalu mengeluarkan empat kategori produknya, yakni dress shoes, casual shoes, feel casual, work shoes, dan cozy shoes untuk mereka yang berusia 25-35 tahun.

"Untuk kategori cozy shoes kami menghadirkan sandal dan wedges yang marketnya itu ibu-ibu, tetapi kami juga ada work shoes untuk memenuhi kebutuhan fashion pekerja," kata Elizabeth.

Tahun ini, hijau menjadi warna yang diusung Noche dengan didampingi warna merah sebagai pelengkap kebutuhan Natal nanti.

Mereka yang tampil lebih berani bisa memilih produk Noche yang menyematkan tekstur ular.

Memasuki musim dingin yang kerap menjadi tren akhir tahun, Noche turut mempersembahkan produk berupa sepatu boots yang telah disesuaikan dengan iklim Indonesia.

"Boots ini nyaman dan ringat banget, kami coba mengadaptasi dengan musim di Indonesia yang enggak dingin banget seperti di Eropa dengan memberikan lapisan boots tanpa bulu," kata Elizabeth.

Elizabeth menjelaskan agar sepatu nyaman di bagian outsole yang dilapisi rubber biar enggak licin, dan insole memakai bahan lateks.

Penghujung 2018, Ada 594 Kasus Demam Berdarah di Kota Bekasi: Terbanyak di Bekasi Utara

10 Mobil Terlaris Menjelang Akhir Tahun 2018

Ada Kompetisi Final Hot Wheels Meriahkan Liburan Akhir Tahun Kota Kasablanka

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved