VIDEO: 250 Gitaris Mainkan 25 Lagu Daerah Pecahkan Rekor MURI

Rekor MURI didapatkan setelah sebanyak 250 gitaris mengiringi 25 penyanyi dengan membawakan 25 lagu daerah non stop selama 1,5 jam.

Merayakan ulang tahun ke-25, Metropolitan Mall Bekasi berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia), pada Sabtu (15/12/2018).

Rekor MURI didapatkan setelah sebanyak 250 gitaris mengiringi 25 penyanyi dengan membawakan 25 lagu daerah non stop selama 1,5 jam.

Piagam rekor MURI diserahkan langsung oleh Triono Manager MURI kepada Amran Nukman, Pimpinan Unit Metropolitan Mall Bekasi.

"Kita bersyukur bisa kembali memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia. Terima kasih untuk teman-teman dari Purwacaraka Music School dan pengunjung Metmall Bekasi," kata Amran.

Amran mengatakan pemecahan rekor Muri ini jadi rangkaian perayaan ulang tahun Metmall ke-25. Untuk persiapan pemecahan rekor ini cukup sulit dikarenakan harus mengumpulkan 250 gitaris.

"Persiapan pemecahan rekor sudah dilakukan sudah jauh-jauh hari sekitar satu bulan lalu. Itu karena untuk mencari gitaris sebanyak itu tentu tidak mudah. Mangkanya mereka datang dari berbagai daerah Jabodetabek dan Bandung tentunya dari Bekasi yang paling banyak," ungkapnya.

Amram menambahkan gitaris yang hadir juga mulai dari usia termuda yaitu 8 tahun hingga 45 tahun.

Rekor Muri ini menjadi yang ketiga didapatkan Metmall Bekasi setelah sebelumnya berhasil memecahkan rekor Muri dengan bendera merah putih terpanjang yang dipasang digedung dan pembuatan Topeng Bekasi terbesar yang dibuat dari mentega.

"Tentunya rangkaian pemecahan rekor Muri ini menjadi catatan sejarah yang selalu diingat seperti sejarah Metmall yang hadir pertama di Bekasi. Semoga kita bisa terus menjadi lokasi belanja favorit bagi warga Bekasi dan sekitarnya bahkan bagi warga seluruh Indonesia," ujarnya.

Sementara Triono Manager MURI mengatakan rekor jenis itu sejatinya pernah ada dilakukan didaerah Tanggerang. Namun, dengan jumlah gitaris yang lebih sedikit.

"Ini menjadi rekor baru bukan hanya di Indonesia tetapi di dunia. Karena di dunia belum ada yang melakukan ini. Kami harap agar bisa terus berkarya sehingga karyanya bisa lebih dari ini," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved