Sudah 28 Jam Bocah Tenggelam di Kalimalang Belum Ditemukan

Korban itu dikabarkan tenggelam pukul 16.00 kemarin hingga kini pada Minggu (16/12/2018) pukul 20.00 belum juga ditemukan.

Sudah 28 Jam Bocah Tenggelam di Kalimalang Belum Ditemukan
Muhammad Azzam
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi sedang melakukan proses pencarian bocah tenggelam di Kalimalang, pada Minggu (16/12/2018). 

SEORANG bocah bernamabMaurel Febrian, warga Pasir Randu, Cikarang, Kabupaten Bekasi yang berusia 13 tahun dilaporkan hanyut usai terseret arus Sungai Kalimalang, tepatnya di pos polisi Galaxy, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Sabtu (15/12/2018).

Korban itu dikabarkan tenggelam pukul 16.00 kemarin hingga kini pada Minggu (16/12/2018) pukul 20.00 belum juga ditemukan.

"Iya hingga saat ini belum juga ditemukan, tadi korban sempat tersentuh oleh tim gabungan saat dilakukan pencarian," kata Karsono, Wakasatgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, kepada Wartakota, Minggu (16/12/2018).

Karsono mengatakan petugas pencarian saat menyentuh bocah tenggelam itu berada di radius 1 kilometer dari titik awal tenggelam.

"Titik awal tenggelam di lampu merah Galaxy Jakarsampurna, tadi sempat ketemu 1 kilometer dari titik tenggelam," jelasnya.

Untuk hari ini, lanjut Karsono pencarian dihentikan sementara. Tetapi pencarian dengan menyisir lewat darat tetap dilakukan hingga pukul 24.00 WIB.

"Pencarian di kali kita hentikan sementara, kita nyisir di daratan sepanjang lima kilometer. Besok baru kita lanjut kembai pada pukul 07.00," ungkapnya.

Ia menambahkan kesulitan dalam proses pencarian dikarenakan arus Kalimalang cukup deras ditambah endapan lumpur yang cukup tebal.

"Seharusnya hitungan 24 jam korban sudah muncul dipermukaan. Kita akan lakukan pencarian hingga 3 hari," ucapnya.

Untuk metode pencarian hari ini dilakukan berbeda dari sebelumnya. Petugas menyusuri setiap sisi Kalimalang dengan sistem blender menggunakan perahu karet.

"Kita sudah melakukan segala upaya, kita akan terus cari hingga ketemu. Semua total tim gabungan ada 52. Selain BPBD, ada dari Tagana, Polsek Bekasi Kota, Koramil, Korgad, Babinsa dan PMI Bekasi," ujarnya.

Sebelumnya, bocah 13 tahun dikabarkan tenggelam di Kalimalang, Jalan KH Noer Ali, Kota Bekasi. Bocah itu bernama Maurel Febrian (13). Kejadian tenggelam pada pukul 16.00 WIB di Kalimalang, dekat Pospol Galaxy, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat.

Seorang warga, Nasir (47) yang melihat kejadian tersebut, sempat berupaya menyelamatkan korban, namun gagal. Kemudian tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi yang mendapat laporan, bergegas melakukan pencarian melalui jalur darat, pada pukul 22.35 WIB. Namun upaya pencarian masih nihil dan dihentikan tepat pukul 00.00 WIB.

"Awalnya korban bersama ketiga temannya berenang di lokasi itu. Tetapi saat loncat dari jembatan untuk berenang korban tidak muncul kembali. Ya mungkin ke arus deras dan korban tidak terlalu pandai berenang," kata Karsono.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved