Jokowi: Bakauheni-Banda Aceh Tersambung Tahun 2024

Menurutnya, pembangunan tol dari Bakauheni ke Aceh banyak diragukan oleh orang dapat selesai dengan baik.

Jokowi: Bakauheni-Banda Aceh Tersambung Tahun 2024
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Negara
Presiden Joko Widodo bertemu Nyak Sandang, salah satu warga Aceh yang ikut menyumbang pembelian pesawat RI 001, di Bandara SIM Blangbintang, Aceh Besar, Jumat (14/12/2018) malam. 

PRESIDEN Joko Widodo meyakini tol Trans Sumatera dari Lampung sampai Aceh akan rampung pada 2024, seiring dimulainya pembangunan ruas tol Banda Aceh-Sigli sepanjang 74 kilometer.

Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyampaikan, peletakan batu pertama pembangunan tol Banda Aceh-Sigli merupakan bagian konstruksi jalan tol dari Aceh menuju Bakauheni, Lampung.

Menurutnya, pembangunan tol dari Bakauheni ke Aceh banyak diragukan oleh orang dapat selesai dengan baik, tetapi saat ini tol Bakauheni sampai Terbanggi Besar sepanjang 148 kilometer, pada akhir Desember 2018 sudah dapat diresmikan.

Pelatih Persija Berharap Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas Tak Pensiun

Kemudian, dari ruas Bakauheni ke Palembang juga akan tersambung pada April 2019 sepanjang 350 kilometer.

"Dari Bakauheni sampai ke titik nol di Aceh ini, mungkin orang juga akan sangsi (ragukan). Saya meyakini nanti 2024 dari Bakauheni sampai titik ini (Banda Aceh) Insya Allah akan sambung sepanjang kurang lebih 2 ribu kilometer di tambah cabang-cabangnya 700 kilometer, artinya totalnya 2.700 kilometer," papar Jokowi saat peletakan batu pertama tol Banda Aceh-Sigli, Aceh, Jumat (14/12/2018).

Jokowi menilai, untuk menuntaskan pekerjaan tersebut, kata Jokowi, pemerintah memerlukan bantuan dari pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar persoalan pembebasan lahan dapat diselesaikan dengan cepat.

Penghapusan Denda Berakhir 15 Desember 2018, Warga Diminta Segera Bayar Pajak Kendaraan

"Di mana-mana yang namanya pembangunan jalan tol itu selalu problem dan masalah pembebasan lahan, tapi kalau kita bekerja dengan baik, saya meyakini masalah ini bukan masalah yang besar," tutur Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, pembangunan jalan tol dipastikan dapat berdampak besar kepada perekonomian di daerah, seiring mobilitas barang dan orang akan semakin cepat, yang akhirnya menciptakan daya saing semakin baik.

Oleh sebab itu, Jokowi meminta semua pihak agar tidak melihat pembangunan jalan tol hanya dalam bentuk fisiknya, tetapi perlu dilihat dampak yang lebih luasnya.

Jalani Sidang Vonis, Zumi Zola Serahkan Nasibnya kepada Putusan Hakim

"Bayangkan, kita mengundang investor untuk datang, kemudian jalannya enggak ada, ya truknya suruh lewat mana? Angkutannya suruh lewat mana? Nanti pemerintah daerah mengintegrasikan antara jalan tol ini dengan kawasan wisata, kawasan ekonomi khusus," jelas Jokowi.

Pembangunan tol sepanjang 74 kilometer ini ditugaskan kepada PT Hutama Karya (Persero) dengan nilai investasi Rp 12,35 triliun.

Tol ini terbagi ke dalam enam segmen, yaitu Segmen 1 Padang Tiji-Seulimeum 25,7 km, Segmen 2 Seulimeum-Jantho 6,3 km, dan Segmen 3 Jantho-Indrapuri 16 km.

Kemudian, Segmen 4 Indrapuri-Blang Bintang 13,5 km, Segmen 5 Blang Bintang-Kuto Baro 7,7 km, dan Segmen 6 Kuto Baro-Baitussalam 4,8 km. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved