Warga Tempatkan Mobil Ambulans Hadang Pembangunan Saluran Kebayoran Lama

Warga Tempatkan Mobil Ambulans Hadang Pembangunan Saluran Air di Kebayoran Lama.

Warga Tempatkan Mobil Ambulans Hadang Pembangunan Saluran Kebayoran Lama
Warta Kota/Feryanto Hadi
Proyek pembangunan saluran air di RW 011 Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terancam tertunda. Warga memprotes aktivitas pembangunan saluran air yang dilakukan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA--- Proyek pembangunan saluran air di RW 011 Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terancam tertunda.

Warga memprotes aktivitas pembangunan saluran air yang dilakukan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan.

Tidak tanggung-tanggung, sebuah mobil ambulans milik Ketua RT dan satu mobil lainnya dipalangkan di jalan untuk menghalangi aktivitas alat berat yang akan mengerjakan pembangunan saluran air.

Proyek pembangunan saluran air yang akan menghubungkan saluran air dari Jalan Toapekong menuju Kali Sekretaris itu ditolak warga lantaran warga kecewa pada proyek yang dikerjakan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan sebelumnya.

"Kami maunya rapi dulu pembangunan saluran di Jalan Toapekong RT 03 baru dilanjutkan pekerjaan galian saluran di RT 06 hingga menuju Kali Sekretaris," kata Abu Bakar, Ketua RT 06 RW 11 saat dihubungi, Kamis (13/12/2018).

Agar alat berat proyek tidak merangsek dan melakukan galian di RT 06, dua mobil sengaja diparkirkan di ujung Jalan Toapekong.

Langkah itu dilakukan supaya galian hingga penanaman beton Uditch dikerjakan secara bertahap.

"Kami bukan setop atau nolak, tapi minta supaya bertahap saja. Soalnya kami sudah trauma dengan pekerjaan proyek galian saluran sebelumnya yang ditinggal kabur kontraktor dengan kondisi berantakan dan tak rampung. Itu banyak penipuan," kata dia.

Abu Bakar mengatakan, jika pengerjaan galian dan pemasangan Uditch telah rampung di RT 03, pihaknya memastikan akan menggeser dua mobil yang diparkirkannya di sekitar lokasi proyek.

Selain itu, kata dia, penempatan dua mobil tersebut juga sebagai bentuk protes karena adanya beberapa kesepakatan yang dilanggar.

"Sebelum mulai pekerjaan proyek ini, kami sepakat supaya turap Kali Sekretaris dibangun dulu oleh Pemerintah Kota. Eh, malah dari atas dulu dimulai. Makanya itu warga yang dekat Kali Sekretaris mau demo dan mau nutup saluran biar air enggak masuk ke kali," katanya.

Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali, membenarkan adanya penolakan warga RT 06 untuk melanjutkan pekerjaan galian pembangunan saluran yang dilakukan Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan.

"Tapi kemarin sudah dimusyawarahkan dengan warga setempat," kata Sayid.

Didi Sugandhi, Kepala Seksi Pembangunan Sudin SDA Jakarta Selatan, mengaku pembangunan saluran air di RW 11 harus terkoneksi hingga Kali Sekretaris. Apalagi pembangunan tersebut merupakan usulan warga melalui musrenbang.

"Karena selama ini terjadi genangan di Jalan Toapekong. Jadi ini keluhan warga yang sudah kami respon. Makanya kami berharap ada dukungan dari warga agar pembangunan tuntas akhir tahun ini," katanya.

Saluran Air Meluber, Lalu Lintas di Jalan Daan Mogot Arah Grogol Macet Dihadang Genangan

Genangan Landa Kawasan Ragunan karena Buruknya Saluran Air

Sambil Hujan-hujanan, Walikota Jaksel Cek Saluran Air di Jalan RS Fatmawati

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved