Ombudsman Periksa Dugaan Malaadministrasi Proyek Pemagaran Area Pasar Cisalak Depok

Tapi, tambah Teguh, jika dalam konsiliasi tidak dapat mencapai kesepakatan konsiliasi, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lanjutan.

Ombudsman Periksa Dugaan Malaadministrasi Proyek Pemagaran Area Pasar Cisalak Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Tim Ombudsman mendatangi lokasi area Pasar Cisalak terkait rencana pemagaran area pasar yang ditolak warga sekitar karena dianggap akan mengisolir rumah dan tempat usaha warga. 

Depok, Warta Kota -- Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jakarta Raya, Teguh P Nugroho menuturkan pihaknya kini melakukan pengecekan dan verifikasi faktual, terkait dugaan adanya maladministrasi yang dilakukan Pemkot Depok dalam proyek pemagaran area Pasar Cisalak senilai Rp 1,5 Miliar lebih, yang kini ditentang warga hingga membuat kawasan pasar kini rawan bentrokan.

Verifikasi ini kata Teguh dilakukan setelah pihaknya mengumpulkan data lapangan usai tim melakukan inspeksi ke lokasi area Pasar Cisalak yang akan dipagar.

"Kami sudah kumpulkan bukti awal berupa data lapangan juga dengan meminta dokumen dari pihak warga dan Pemkot Depok. Ini untuk mengecek klaim masing-masing pihak," kata Teguh, Kamis (13/12/2018).

Menurutnya inspeksi tim Ombudsman ke lokasi area pasar pada Rabu (12/12/2018) lalu, karena dalam rapat pembahasan atau mediasi yang digelar Jumat (7/12/2018), bersama warga dan Pemkot Depok terjadi deadlock.

"Kenapa kemarin kami mengadakan mediasi terlebih dulu, karena ada kekhawatiran bentrokan antara warga dan Pemkot Depok," kata Teguh.

Setelah itu kata dia, dalam inspeksi ke area pasar, Ombudsman meminta warga merumuskan permintaan mereka dan menyiapkan dokumen-dokumen kelengkapan mereka," kata Teguh.

Setelah itu tambah Teguh pihaknya akan melakukan konsiliasi lagi dengan warga dan Pemkot Depok.

"Kami akan coba konsiliasi sekali lagi dan berharap kedua belah pihak mencapai kesepakatan," katanya.

Tapi, tambah Teguh, jika dalam konsiliasi tidak dapat mencapai kesepakatan konsiliasi, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lanjutan.

"Dengan pemeriksaan kami akan mengecek semua dokumen dari kedua belah pihak terkait klaim-klaim mereka," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved