Pilpres2019

Kalah Tipis dari Survei di Banten, Pengamat Politik: Ini Lampu Kuning bagi Prabowo

Kemenangan Prabowo pada Pemilihan Presiden 2014 di Provinsi Banten ternyata berhasil disalip oleh rivalnya, Joko Widodo.

Kalah Tipis dari Survei di Banten, Pengamat Politik: Ini Lampu Kuning bagi Prabowo
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
(Kanan-Kiri) Direktur MSI Asep Rohmatullah, Tim Koalisi Pemenangan Prabowo-Sandi Banten Ali Taher, Wakil Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Banten Wawan Irawan, dan Pengamat Politik UIN Adi Prayitno. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTA KOTA - Kemenangan Prabowo pada Pemilihan Presiden 2014 di Provinsi Banten ternyata berhasil disalip oleh rivalnya, Joko Widodo.

Dari hasil survei Media Survei Indonesia (MSI) pada November 2018, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf meraih 36,31%, unggul tipis dengan Prabowo-Sandi yang mendapatkan 34,63%.

Sedangkan masih ada 29,07% yang menjawab rahasia, belum memutuskan, dan tidak tahu atau tidak jawab.

Menurut Pengamat Politik dari UIN Jakarta, Adi Prayitno, hal itu menjadi indikasi dari lengahnya kubu Prabowo dalam Pilpres 2019 mendatang akibat terbuai hasil Pilpres 2014.

"Saya menduga mungkin saja Prabowo ini mulai sedikit lengah, bahwa di Banten ini tidak terlampau perlu diperhitungkan karena basis elektoral cukup kuat mengingat Pilpres 2014 lalu. Ini merupakan lampu kuning bagi Prabowo dan teman-temannya," kata Adi dalam Konfrensi Pers Hasil Survei MSI di BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (13/12/2018).

Adi juga menjelaskan, survei yang melibatkan 800 responden di Banten ini menjelaskan politik yang cair, yang terus berubah.

"Peta yang disampaikan oleh asep ini sebenarnya ingin menarasikan satu pesan, bahwa ada kekuatan politik yg berubah yaitu menguatnya pemilih pendukung jokowi di Banten ketimbang 2014," terangnya.

Pada Pilpres 2014 silam, pasangan Prabowo-Hatta mendulang suara 42,90% dengan total pemilih 3.192.671 orang. Sedangkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla meraih 42,90% dengan total pemilih 2.398.631orang.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved