Penipuan

John Sumanti Bawa Kabur Rp 4,5 M setelah Tipu 171 Konsumennya

Direktur PT Cakrawala Karya Kinakas, John Sumanti, membawa kabur uang milik ratusan konsumennya senilai Rp 4,5 miliar.

John Sumanti Bawa Kabur Rp 4,5 M setelah Tipu 171 Konsumennya
Warta Kota/Zaki
Gelar perkara pengungkapan kasus penipuan rumah yang melibatkan Direktur PT Cakrawala Karya Kinakas, John Sumanti, di Mapolres Tangerang Selatan, Kamis (13/12/2018). 

WARTA KOTA, TANGERANG ---  Direktur PT Cakrawala Karya Kinakas, John Sumanti, membawa kabur uang milik ratusan konsumennya senilai Rp 4,5 miliar.

Uang tersebut didapatkan setelah John menawarkan rumah mewah di bilangan Curug, Kabupaten Bogor,  tahun 2015.

"Sementara kerugian yang terdata dari keterangan korban yang melapor, total jumlahnya kurang lebih Rp 4,5 miliar," kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangerang Selatan, Kamis (13/12/2018).

Posko Pengaduan Dibuka untuk Korban Penipuan Pengembang Bodong di Tangerang Selatan

Sementara itu, terdapat sekitar 171 korban yang sudah melapor ke Polres Tangerang Selatan terkait kasus penipuan yang dilakukan John Sumanti.

John menawarkan rumah  harga berkisar antara Rp 130-160 juta dengan luas tanah 90 meter persegi dan luas bangunan 60 meter persegi.

"Karena harga itu dianggap murah oleh masyarakat banyak konsumen tertarik untuk memiliki rumah tersebut," ujar Ferdy.

Korban dijanjikan melakukan akad kredit tiga bulan setelah membayar uang muka atau down payment (DP) sebesar Rp 20-30 juta.

Otak Penipuan Kredit Pemilikan Rumah Bersubsidi Diringkus di Kota Manado

Akan tetapi John terus mengelak bahkan melarikan diri ketika konsumen mendatanginya ke kantor pemasarannya di Kompleks Villa Dago Pamulang, Tangerang Selatan. Kantor pemasaran ini tutup.

John menawarkan rumah-rumah tersebut di dua tempat yakni Perumahan Bumi Berlian Asri (BBA) dan Bumi Berlian Serpong (BBS) yang berlokasi di Kabupaten Bogor.

Ferdy mengatakan, dari hasil pemeriksaan petugas kepada tersangka, uang para korban digunakan untuk membiayai perusahaannya.

"Keterangan tersangka, uang tersebut diputar untuk operasional perusahaannya," katanya.

Akibat perbuatannya, John dijerat Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP dengan tuduhan penipuan dan atau penggelapan.

Ancaman hukumannya  maksimal empat tahun penjara.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved